Breaking News
Memuat breaking news...

Cegah Ancaman Aquaplaning Saat Hujan

Redaksi
Redaksi
Minggu, 10 Desember 2023 - 9.04 PM WIB
Cegah Ancaman Aquaplaning Saat Hujan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Memasuki musim hujan, maka intensitas hujan semakin tinggi jelang tutup tahun. Bahkan saking seringnya, tidak sedikit mengakibatkan ruas-ruas jalan tergenang air.

Hal tersebut berpotensi membuat pengendara sepeda motor mengalami ancaman aquaplaning yang merupakan peristiwa hilangnya traksi atau daya cengkram ban pada permukaan jalan saat melewati genangan air dalam kecepatan tinggi.

Sofiyan Hazri, Instruktur Safety Riding PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara mengungkapkan, aquaplaning menjadi salah satu risiko yang cukup berbahaya bagi para pengendara terutama pada saat musim hujan.

Karena ketika ban kehilangan daya cengkramnya, maka sistem pengereman tidak dapat bekerja secara optimal dan menyebabkan pengendara kehilangan kontrol, dan jauh dari #cari_aman.

Menurutnya Sofiyan, secara sederhana aquaplaning merupakan istilah yang merujuk pada sebuah kondisi dimana ban kendaraan melewati permukaan air namun dalam keadaan mengambang atau tidak sepenuhnya menyentuh tanah. Untuk memperkaya wawasan para pengguna roda dua, sebenarnya ada beberapa faktor yang dapat memicu terjadinya aquaplaning.

Pertama, mengendarai motor dengan kecepatan tinggi saat melewati genangan air sangat berpotensi memicu terjadinya aquaplaning. Untuk itu, sebaiknya segera kurangi kecepatan dari jarak yang cukup jauh. Mengingat pada kondisi jalanan yang basah dan licin, cengkraman ban pada aspal akan berkurang..

Kedua kondisi ban motor yang sudah tidak prima seperti gundul atau aus akan mengakibatkan kekuatannya untuk memecah genangan air tidak akan maksimal, sehingga risiko terjadinya aquaplaning juga akan jauh lebih besar.Karenanya sangat penting sebelum berkendara agar lebih memastikan kondisi ban motor.

Ketiga, corak atau motif ban yang cocok untuk digunakan pada saat musim hujan adalah yang memiliki banyak alur. Hindari menggunakan ban motor dengan alur yang minim karena hal ini dapat berdampak pada upaya pemecahan genangan air yang tidak maksimal dan justru akan memicu terjadinya aquaplaning atau bahkan Anda dapat tergelincir.

Keempat, kurangnya stekanan angin pada ban motor juga bisa menjadi salah satu pemicu terjadinya aquaplaning. Hal ini dikarenakan pada saat melewati jalanan yang basah, cengkraman ban pada aspal akan berkurang dan tidak sekuat saat melintasi jalanan yang kering, dan mengakibatkan risiko aquaplaning akan menjadi lebih besar ‘

Sofiyan Hazri menambahkan, para pengendara tentunya sangatlah perlu menambah pengetahuan tentang istilah aquaplaning, agar ketika harus berkendara di tengah hujan atau saat melewati genangan air yang cukup dalam, dapat mengantisipasi dan tetap menjaga diri dengan #cari_aman di jalan.

“Sangat penting memastikan kondisi kendaraan baik secara mandiri, maupun dengan melakukan perawatan berkala di bengkel resmi AHASS terdekat bersama ahlinya,” katanya. (rel)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement