Breaking News
Memuat breaking news...

Cegah Penularan DBD, Dinkes Sabang Lakukan Fogging

Redaksi
Redaksi
Selasa, 6 Desember 2022 - 7.33 PM WIB
Cegah Penularan DBD, Dinkes Sabang Lakukan Fogging
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

SABANG (Waspada) : Pemerintah Kota Sabang melalui Dinas Kesehatan dan KB Kota Sabang melakukan penyemprotan/pengasapan (Fogging) di kawasan Jurong M. Nur Hasan Gampong Kuta Ateuh dan juga RSUD. Hal ini sebagai langkah lanjutan pencegahan penyakit menular demam berdarah di Kota Sabang.

Petugas sedang melakukan penyomprotan atau pengasapan/fogging membasmi nyamuk Demam Berdarah. (Waspada/T.Zakaria)

"Kami telah melakukan berbagai upaya pencegahan dan pengendalian untuk mengatasi penyebaran DBD di Kota Sabang.

Sebelumnya kami juga telah melakukan fogging di beberap titik di gampong-gampong yang ada di Sabang," kata Kadinkes & KB Kota Sabang, Edi Suharto, Selasa (6/12) sore.

Lanjutnya, selain pengasapan yang sudah dilakukan di gampong-gampong di Kota Sabang, berbagai sosialisasi mengenai bahaya DBD dan penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) juga sudah dilakukan.

Menurutnya, demam berdarah yang ditularkan nyamuk Aedes Aegypti terjadi akibat kurangnya penerapan pola hidup sehat dan bersih dalam kehidupan sehari-hari, serta banyaknya genangan air yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

"Kami turut mengimbau kepada seluruh masyarakat Sabang untuk selalu menerapkan perilaku hidup sehat dan bersih, serta melakukan Pemberatasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan 3M Plus di lingkungan sekitar, agar penyakit demam berdarah dapat dicegah," imbaunya.

Dia menambahkan, jika anggota keluarga mengalami gejala demam berdarah seperti demam tinggi secara mendadak, otot terasa nyeri, sakit kepala, mual dan muntah, kelelahan, dan munculnya ruam merah untuk segera dibawa ke pusat pelayanan kesehatan terdekat. (b.18)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement