Breaking News
Memuat breaking news...

Conrad Asia Energy Diminta Percepat Proses Eksplorasi Blok Migas Lepas Pantai Meulaboh Dan Singkil

Redaksi
Redaksi
Selasa, 16 Januari 2024 - 11.58 AM WIB
Conrad Asia Energy Diminta Percepat Proses Eksplorasi Blok Migas Lepas Pantai Meulaboh Dan Singkil
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

Pj. Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, saat menerima kunjungan CEO Conrad Asia Energy Ltd, Miltos Xynogalas dalam rangka membahas progres kerja eksplorasi Wilayah Kerja (WK) Offshore North West Aceh (Meulaboh) dan WK Offshore South West Aceh (Singkil), di Meuligoe Gubernur Aceh, Banda Aceh, Senin (15/1). (Waspada/Zafrullah)

BANDA ACEH (Waspada): Penjabat Gubernur Aceh, Achmad Marzuki meminta CEO Conrad Asia Energy Ltd, Miltos Xynogalas untuk mempercepat penyelesaian segala tahapan eksplorasi di Blok Migas lepas pantai Meulaboh dan Aceh Singkil, agar dapat segera memasuki tahap produksi. Dengan begitu perekonomian daerah diharapkan terungkit.

Hal tersebut disampaikan Achmad Marzuki kepada CEO Conrad Asia Energy, Ltd Miltos Xynogalas dalam pertemuan yang berlangsung di Meuligoe Gubernur Aceh, Senin (15/1).

Hadir juga dalam pertemuan tersebut, Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), Teuku Mohammad Faisal, Kepala Dinas ESDM Aceh Mahdi Nur dan Direktur PT Pembangunan Aceh (PEMA), Ali Mulyagusdin.

Dalam kesempatan tersebut, Achmad Marzuki juga mengingatkan agar Conrad Asia Energy yang dipercaya pemerintah sebagai kontraktor kontrak kerja sama untuk mengutamakan sumber daya manusia (SDM) dan perusahaan dari Aceh untuk dilibatkan dalam proses eksplorasi maupun tahap produksi di dua blok migas tersebut nantinya.

Untuk diketahui, setahun sebelumnya pada 5 Januari 2023 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Pemerintah Aceh telah melakukan penandatanganan kontrak kerja sama (KKS) dengan Conrad Asia Energy untuk wilayah kerja minyak dan gas di lepas pantai Meulaboh dan Aceh Singkil.

Kepala BPMA, Teuku Mohammad Faisal, usai pertemuan mengungkapkan, dalam pertemuan tersebut CEO Conrad Asia Energy melaporkan kepada Pj Gubernur terkait progres kerja mereka di dua blok migas di lepas pantai Barat Selatan Aceh selama setahun, usai penandatanganan kontrak kerja sama.

“Ada beberapa hal yang mereka kerjakan selama setahun pertama ini seperti studi analisis dampak lingkungan dan persiapan survey seismik, dan pendekatan terhadap kepala daerah setempat dan masyarakat setempat, semua ini perlu diinformasikan kepada publik,” kata Mohammad Faisal.

Ditambahkan Mohammad Faisal, pada tahun pertama Conrad Asia Energi melakukan eksplorasi di Aceh, pemerintah Aceh mendapatkan bonus tanda tangan sebesar Rp7,5 miliar dan dana tersebut masuk ke dalam pendapatan daerah.

“Selain itu, kami juga meminta Conrad Asia Energy untuk membuka kantor pusatnya di Aceh dan pegawainya juga harus SDM Aceh yang berpengalaman,” kata Mohammad Faisal.

Selain itu, kata Mohammad Faisal, Pemerintah Aceh dalam rangka memperkuat ekonomi daerah juga sedang mempercepat penerapan sistem valuta asing (Valas) pada Bank Aceh Syariah. Dengan adanya sistem tersebut maka nantinya dana investasi Conrad Asia Energy untuk eksplorasi tersebut dapat ditempatkan di Bank Aceh.

“Tentunya penempatan dana besar di Bank Aceh dapat dimanfaatkan untuk berbagai program yang bermanfaat untuk ekonomi masyarakat,” kata Mohammad Faisal. (b03)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement