Breaking News
Memuat breaking news...

Cuci Tangan Pakai Sabun, Intervensi Kesehatan Paling Efektif Cegah Penyakit Menular

Redaksi
Redaksi
Selasa, 22 Oktober 2024 - 3.59 PM WIB
Cuci Tangan Pakai Sabun, Intervensi Kesehatan Paling Efektif Cegah Penyakit Menular
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) adalah salah satu intervensi kesehatan yang dinilai paling cost-effective untuk mencegah berbagai penyakit menular, seperti diare, ISPA, dan flu burung.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Medan, dr. Helena Rugun Nainggolan, MKT, menjelaskan bahwa praktik sederhana ini dapat menurunkan risiko penyakit hingga puluhan persen, berdasarkan berbagai penelitian global.

Penelitian yang dilakukan oleh Pinfold (1994), Curtis (2003), dan Burton et al (2011) menunjukkan bahwa mencuci tangan dengan sabun dapat mengurangi risiko kejadian diare hingga 53%, sementara mencuci tangan hanya dengan air tidak cukup efektif.

Bahkan, bakteri penyebab diare hanya dapat dieliminasi sebesar 90% dengan sabun, dibandingkan 52% jika hanya menggunakan air (Pinfold, 1994).

“Cuci tangan dengan air saja tidak cukup untuk menghilangkan kuman. Sabun adalah komponen utama yang dapat menghancurkan bakteri dan virus penyebab penyakit,” kata dr. Helena dalam kegiatan Kunjungan Lapangan Media bertajuk "Why Are Clean Hands Still Important?" oleh USAID Iuwash Tangguh, memperingati Hari CTPS Sedunia di SMP Santo Thomas 4 Medan, Selasa (22/10).

Kata dia, pentingnya praktik CTPS juga terlihat dalam pencegahan penyakit seperti ISPA, flu burung, dan konjungtivitis. Dr. Helena menambahkan bahwa mencuci tangan setelah kontak dengan unggas atau pasien flu burung, serta setelah batuk dan bersin, adalah langkah penting dalam mencegah penyebaran virus.

Untuk mendukung kebiasaan CTPS di masyarakat, fasilitas cuci tangan yang sederhana namun memadai harus tersedia di tempat-tempat umum, sekolah, dan rumah tangga. "Sarana CTPS tidak harus mahal. Dengan bahan sederhana seperti bambu atau jerigen, kita bisa membuat fasilitas cuci tangan yang efektif," ujarnya.

Selain itu, dr. Helena menekankan bahwa kebiasaan CTPS bukan hanya soal kebersihan pribadi, tetapi juga merupakan langkah pencegahan penting yang dapat menyelamatkan banyak nyawa di Indonesia.(cbud)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement