Breaking News
Memuat breaking news...

Dari Kios ke Grosir: Kisah Sukses Irwan Bersama KUR BRI yang Berdampak bagi Masyarakat

Redaksi
Redaksi
Jumat, 23 Oktober 2026 - 11.04 PM WIB
Dari Kios ke Grosir: Kisah Sukses Irwan Bersama KUR BRI yang Berdampak bagi Masyarakat
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

Bagi pelaku usaha mikro, tambahan modal menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga ketersediaan barang sekaligus memperluas pasar. Hal itu dirasakan Irwan, pemilik usaha sembako di Dusun IX, Desa Simpang Empat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

Usaha yang awalnya berupa kios sembako tersebut berkembang menjadi toko grosir setelah Irwan memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI. Selain meningkatkan pendapatan keluarga, perkembangan usaha itu juga membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dan membuka peluang kerja bagi warga sekitar.

Irwan mulai memperoleh KUR BRI pada 2021 sebesar Rp50 juta dengan jangka waktu pinjaman tiga tahun. Dana tersebut digunakan untuk menambah stok barang dagangan agar dapat memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus meningkat.

“Tahun 2021, saya pertama kali mendapatkan pinjaman KUR BRI sebesar Rp50 juta dengan jangka waktu tiga tahun untuk menambah stok sembako,” ujar Irwan.

Setelah melunasi pinjaman pertamanya, Irwan kembali memanfaatkan fasilitas KUR BRI sebesar Rp80 juta. Pembiayaan berikutnya sebesar Rp100 juta dengan jangka waktu tiga tahun digunakan untuk meningkatkan volume pembelian barang dan memperbesar kapasitas usaha grosir.

Tambahan modal tersebut membuat Irwan lebih leluasa menjaga ketersediaan stok dan memperluas jangkauan pemasaran. Pelanggannya kini tidak hanya berasal dari Desa Simpang Empat, tetapi juga pemilik warung dan toko kecil dari desa serta wilayah sekitar.

Dari Kios ke Grosir: Kisah Sukses Irwan Bersama KUR BRI yang Berdampak bagi Masyarakat

Perkembangan usaha itu menunjukkan bahwa pembiayaan dapat berperan dalam memperkuat aktivitas ekonomi di tingkat lokal. Toko grosir Irwan tidak hanya menyediakan kebutuhan sembako bagi masyarakat dan pedagang kecil, tetapi juga menciptakan peluang kerja bagi warga setempat.

Bagi Irwan, kemajuan usaha memberikan dampak lebih dari sekadar peningkatan pendapatan. Usaha tersebut membantu memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus memberi kesempatan untuk berkontribusi terhadap perekonomian lingkungan sekitar. Dia berharap bisnisnya terus berkembang dan manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Branch Office Head BRI Tanjung Balai, Zulkarnain Suria Amijaya, mengatakan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“BRI terus berupaya menghadirkan akses pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku UMKM agar usaha berkembang dan mampu membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar,” pungkasnya. [***]

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement