Dari Meurandeh Abdya Menuju Malang, Tazki Bawa Nama Dayah Jabal Nur Jadid ke Panggung Nasional

Dari sebuah dayah di Gampong Meurandeh, Kecamatan Lembah Sabil, Aceh Barat Daya (Abdya), langkah seorang santri kini mengarah jauh ke Malang, Jawa Timur.
Namanya Tazki Alfaizi. Santri Dayah Jabal Nur Jadid itu, dinyatakan lulus seleksi untuk mengikuti Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN), Tingkat Nasional 2026.
Bagi Tazki, perjalanan menuju ajang nasional tersebut, bukan sekadar kesempatan mengikuti kegiatan Pramuka. Ada nama dayah, daerah, guru, pembina dan keluarga yang ikut dibawanya.
PPSN Nasional 2026 dijadwalkan berlangsung di Malang, Jawa Timur, 30 September hingga 6 Oktober 2026. Di tengah persiapan menuju kegiatan tersebut, keluarga besar Dayah Jabal Nur Jadid menyambut keberhasilan Tazki dengan rasa syukur.

Pimpinan Dayah Jabal Nur Jadid, Abon Supardi DW Selasa (22/9) mengatakan, keberhasilan Tazki menjadi kebanggaan bagi keluarga besar dayah, sekaligus masyarakat Abdya. “Alhamdulillah, puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah SWT atas segalanya. Sebagai Pimpinan Dayah Jabal Nur Jadid, saya pribadi merasa sangat terharu, bersyukur dan bangga melihat pencapaian salah satu anak didik kami, Ananda Tazki Alfaizi,” ujarnya.
Menurut Abon Supardi, prestasi tersebut tidak lahir begitu saja. Di baliknya terdapat proses pembinaan, doa, serta dukungan para guru, pembina kepramukaan dan sesama santri.
Ia berharap, kesempatan tampil di tingkat nasional dapat menjadi pengalaman penting bagi Tazki, untuk terus mengembangkan kemampuan sekaligus mempertahankan karakter sebagai seorang santri. “Ini bukan hanya pencapaian pribadi, tetapi juga kehormatan dan kebanggaan bagi seluruh keluarga besar Dayah Jabal Nur Jadid serta masyarakat Meurandeh, Lembah Sabil dan Abdya,” katanya.
Abon Supardi juga berpesan agar Tazki tidak larut dalam keberhasilan. Menurutnya, kelulusan seleksi justru menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar.
Ia meminta Tazki mempersiapkan diri sebaik mungkin, menjaga kesehatan, tetap rendah hati dan mempertahankan akhlak, sebagai santri selama mengikuti kegiatan di tingkat nasional.
“Teruslah rendah hati dan jangan pernah merasa cepat puas. Persiapkan dirimu dengan baik untuk kegiatan di Malang nanti. Jaga kesehatan, pertahankan karakter santri yang berakhlak dan berikan yang terbaik,” pesannya.
Dari Meurandeh, Tazki kini bersiap menempuh perjalanan menuju panggung yang lebih luas. Prestasi itu sekaligus memperlihatkan bahwa, pembinaan santri tidak hanya berlangsung di ruang belajar keagamaan, tetapi juga dapat tumbuh melalui kegiatan kepanduan, kedisiplinan dan pengembangan karakter.
Malang menjadi tujuan berikutnya. Di sana, Tazki akan membawa pengalaman dari dayah dan semangat dari daerah asalnya.
Keluarga besar Dayah Jabal Nur Jadid pun berharap, perjalanan tersebut menjadi pengalaman berharga, sekaligus membuka jalan bagi lahirnya prestasi-prestasi berikutnya bagi santri Abdya.(Syafrizal/WASPADA.id)














Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda