Breaking News
Memuat breaking news...

Dari Seragam Polisi Ke Toga Wisuda, Kisah Kapolsek TBU Raih Magister Hukum

Redaksi
Redaksi
Minggu, 24 Agustus 2025 - 5.00 PM WIB
Dari Seragam Polisi Ke Toga Wisuda, Kisah Kapolsek TBU Raih Magister Hukum
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

"Sorot lampu ballroom Hotel Selecta, Sabtu (23/8), memantulkan kilau berbeda pada seorang wisudawan. Bukan mahasiswa biasa, melainkan seorang perwira polisi yang sehari-hari bergelut dengan tugas berat di lapangan"

Dialah Iptu Muhamad Rony SH MH, Kapolsek Tanjungbalai Utara, Polres Tanjungbalai yang hari itu resmi menyandang gelar Magister Hukum dari Universitas Islam Sumatera Utara (UISU). Tepuk tangan riuh dari keluarga, dosen, dan ratusan wisudawan mengiringi langkahnya menuju podium.

Dalam balutan toga hitam, ia tampak sederhana, namun sorot matanya menyiratkan rasa syukur sekaligus kebanggaan.

“Ilmu ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi untuk masyarakat yang saya layani,” ucapnya usai prosesi dengan nada penuh ketulusan.

Perjalanan menuju gelar S2 bukanlah jalan mudah. Di balik rutinitas sebagai kapolsek, ia tetap menyisihkan waktu di antara rapat, patroli, hingga penyelesaian kasus, demi menuntaskan tanggung jawab akademiknya. Ketekunan dan disiplin menjadi kunci. Semangat belajarnya pun membuktikan, bahwa kesibukan tidak pernah menjadi penghalang bagi mereka yang memiliki tekad.

Rektor UISU, Prof. Dr. Syafrida, S.E., M.Si., yang memimpin langsung prosesi wisuda periode II Tahun Akademik 2024/2025 itu menegaskan pentingnya pendidikan lanjutan sebagai bekal intelektual. Dan hari itu, sosok Kapolsek yang dikenal dekat dengan masyarakat tersebut menjadi salah satu bukti nyata, bahwa pengabdian di lapangan bisa berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas diri.

Kini, di balik pangkat dan seragamnya, tersemat sebuah gelar baru, SH MH simbol dari ketekunan, disiplin, sekaligus inspirasi. Wisuda Iptu Muhamad Rony SH MH bukan hanya kebanggaan bagi dirinya dan keluarga, tetapi juga pesan moral bagi banyak orang, belajar tak pernah mengenal batas waktu, profesi, maupun usia. WASPADA.id/Rasudin Sihotang

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement