Breaking News
Memuat breaking news...

Delegasi EVP Berharap Pemilu Indonesia Berjalan Damai Dan Demokratis

Redaksi
Redaksi
Selasa, 13 Februari 2024 - 9.26 AM WIB
Delegasi EVP Berharap Pemilu Indonesia Berjalan Damai Dan Demokratis
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada): Para delegasi parlemen negara sahabat, duta besar, dan organisasi parlemen internasional sudah mulai berdatangan di tanah air guna menjadi observer penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Indonesia.
Tercatat hingga Senin (12/2/2024), 14 delegasi telah hadir di Bali.
Seluruh delegasi itu berasal dari parlemen, kedutaan negara sahabat, dan tiga organisasi internasional yang sudah tiba guna mengikuti Election Visit Program (EVP) 2024. Empat delegasi negara lainnya, yakni dari China, Qatar, Venezuela, dan Azerbaijan dijadwalkan hari ini, Selasa (13/2/2024), akan tiba di Bali.

Salah satu delegasi Parlemen Tanzania, Elibarki Immanuel Kingu mengungkapkan harapannya terhadap Pemilu di Indonesia yang akan berlangsung 14 Februari 2024 berjalan damai dan demokratis.

“Indonesia adalah salah satu negara raksasa di dunia dalam hal demokrasi. Jadi harapan kita pemilu besok lusa, akan berjalan adil dan damai,” katanya, saat tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Senin (12/2/2024).

Elibarki juga berpesan agar pada pemilu nanti, bangsa Indonesia bisa memanfaat hak pilihnya di tempat pemungutan suara (TPS).

“Harapan saya adalah para pemilih akan hadir dalam jumlah besar untuk mendukung kandidat mereka yang telah mereka dengarkan sepanjang masa kampanye,” sambungnya.

Elibarki juga akan melakukan tinjauan langsung ke TPS yang ada di Bali. Hal ini guna melihat dan memberi masukan terhadap pemilu di Indonesia yang tengah berlangsung.

Sementara Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Sukamta mengatakan kegiatan ini kesempatan untuk menunjukkan kualitas demokrasi Indonesia kepada negara-negara sahabat.

Disamping itu menjadi upaya membangun citra DPR RI sebagai parlemen modern dan terbuka.

“Hal ini memang menjadi komitmen kita untuk mengundang para observer dari negara-negara sahabat. Itu bagian dari resiprokal , karena kita juga diundang negara-negara itu, kemudian kita juga mengundang balik. Disamping itu, kita juga berkepentingan supaya pemilu kita ini bisa disaksikan oleh negara-negara sahabat terutama parlemen di seluruh dunia,” kata Sukamta. (Rel/J05)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement