Breaking News
Memuat breaking news...

Desak Anggota Ormas Dilepas, Emak-emak Demo Depan Polsek Pancurbatu

Redaksi
Redaksi
Selasa, 5 Maret 2024 - 3.20 PM WIB
Desak Anggota Ormas Dilepas, Emak-emak Demo Depan Polsek Pancurbatu
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Arus lalulintas di jalan besar Medan-Berastagi persis di depan Polsek Pancurbatu macat parah, Selasa (5/3).

Pasalnya, puluhan emak-emak bersama warga lainnya melakukan aksi pemblokiran jalan raya menuju objek wisata di Kecamatan Pancurbatu dan menuju Berastagi sehingga arus lalulintas macat total.
Warga masyarakat melakukan aksi, mendesak polisi melepaskan sejumlah anggota ormas yang ditangkap petugas.

Anggota ormas ini sempat terlibat bentrokan dan ditangkap karena ada yang membawa senjata api dan senjata tajam.

"Macet parah bang. Enggak bisa lewat saat ini," kata Imanuel Peranginangin, warga Pancurbatu.
Imanuel mengatakan, kendaraan yang datang dari arah Kota Medan menuju Berastagi dan sebaliknya tidak bisa bergerak dan terjebak kemacatan parah hingga beberapa kilometer.

Para kaum ibu tersebut duduk di tengah jalan, bahkan mereka masak di jalan raya depan kantor Polsek Pancurbatu.

Kondisi ini membuat ricuh suasana di sekitar Polsek Pancurbatu.

"Enggak bisa bergerak sama sekali kendaraan bang," kata Imanuel.

Imanuel mendengar kabar, sempat terjadi bentrokan antar sesama ormas di Jalan Jamin Ginting KM 20,3, Desa Durin Simbelang, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang, Selasa (5/3) dinihari sekira pukul 01:00 WIB.

"Ada enam orang lebih kabarnya yang ditangkap. Makanya warga ini datang minta anggota Ormas itu dilepaskan," kata Imanuel.

Sementara itu, polisi dan pihak TNI berusaha melakukan dialog dengan warga. (m27)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement