Breaking News
Memuat breaking news...

Deteksi Dini Kanker Serviks, Ketua TP PKK Kabupaten Humbahas Dorong IVA Test

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 22 Maret 2025 - 5.44 PM WIB
Deteksi Dini Kanker Serviks, Ketua TP PKK Kabupaten Humbahas Dorong IVA Test
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

DOLOKSANGGUL (Waspada): Langkah deteksi dini Kanker Serviks pada wanita, Ketua TP PKK Humbang Hasundutan (Humbahas), Ny. Erma Oloan Paniaran Nababan dorong pelaksanaan IVA test kepada kaum ibu di Puskesmas setempat di daerah itu.

Ketua Erma dalam supervisi desa percontohan di Kecamatan Sijamapolang, Kamis (20/3/2025) mengingatkan, bahwa Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Test merupakan metode sederhana dan murah untuk mendeteksi dini kanker serviks (leher rahim). Dengan deteksi dini kanker serviks, setidaknya dapat diobati lebih cepat dan efektif.

"Pemeriksaan IVA lebih sederhana, cepat, dan murah dibandingkan dengan metode lain seperti Pap Smear. IVA dapat dilakukan oleh bidan atau petugas puskesmas, tidak harus oleh dokter spesialis," ujar Ny. Erma.

Supervisi desa percontohan yang dipusatkan di Desa Bonandolok I, Ny. Erma menekankan bahwa IVA Test ini tidak hanya untuk Desa Bonandolok I saja. Melainkan seluruh masyarakat Kecamatan Sijamapolang.

Plt. Kadis Kesehatan dr. Gunawan Sinaga menjelaskan bahwa yang perlu melakukan IVA adalah wanita yang sudah pernah melakukan hubungan intim. Wanita yang berisiko tinggi terkena kanker serviks (memiliki riwayat penyakit menular seksual, atau memiliki banyak pasangan seksual).

"Waktu yang tepat untuk IVA test sebaiknya dilakukan setelah selesai haid, setidaknya sekali ketika menginjak usia 35-40 tahun dan bila memungkinkan, ulangi setiap tahun atau setiap lima tahun pada rentang usia 35-55 tahun," terangnya.

Melalui deteksi dini kanker serviks, dr Gunawan berharap kaum ibu sehat selalu. Karena jika para ibu sakit akan hancur rumah tangga. "Kegiatan hari ini termasuk kepada kaum bapak, walaupun IVA Test ini hanya untuk kaum ibu, kedepan kaum bapak agar dapat mendukung ibu untuk mengecek kesehatannya," pungkasnya. (cas/a08)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement