Breaking News
Memuat breaking news...

Dharmayukti Karini PT BNA Wisata Bahari Ke Sabang

Redaksi
Redaksi
Minggu, 21 Juli 2024 - 2.58 PM WIB
Dharmayukti Karini PT BNA Wisata Bahari Ke Sabang
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BANDA ACEH (Waspada): Belasan orang para istri Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Banda Aceh melakukan kunjungan wisata ke Pulau Weh Sabang, Sabtu - Minggu, 20 -- 21 Juli 2024.

Rombongan ibu-ibu Dharmayukti Karini dipimpin langsung oleh Bu Narin Suharjono mengunjungi beberapa objek wisata, antara lain Iboh dan Pulau Rubiah, dan Kilometer 0.

"Kami senang banget bisa berwisata ke Sabang, apalagi didampingi oleh ibu-ibu DYK PN Sabang. Sabang luar biasa indahnya. Penduduknya ramah-ramah dan santun," ujar Nyonya Suharjono yang sudah menjadi istri hakim lebih dari 37 tahun.

"Kami semua menikmati keindahan alam Sabang. Apalagi menyelam dan snorkling, luar biasa cantiknya alam laut Sabang. Ikannya banyak dan berwarna-warni. Mereka mendekati kita saat snorkling. Ikan-ikan itu suka mie instan. Kalau kita pegang mie instan maka ikan-ikan itu mendekat mengitari kita," ungkap Bu KPT dengan kegembiraan yang mengasyikkan.

"Keindahan alam Sabang dan keramahan penduduknya patut diacungi jempol. Saya akan sampaikan hal ini pada kawan-kawan istri Hakim se-Indonesia," tambah Nyonya Suharjono yang suka ciptakan lagu Jawa.

Menambah kegembiraan Bu KPT, salah seorang istri Hakim Tinggi yang juga Pengurus Dharmayukti Karini Pengadilan Tinggi Banda Aceh menyampaikan apresiasi dan ungkapan terima kasih kepada DYK PN Sabang, Pemerintah Kota Sabang, dan jajaran Kepolisian yang telah membantu kami sehingga acara diskusi Hakim Tinggi dan wisata terselenggara dengan baik.

"Saya melihat kemajuan Sabang yang luar biasa dalam bidang wisata, dibandingkan dua tahun lalu. Kemajuan wisata Sabang saat ini, luar biasa. Wisata bersama lumba-lumba di laut Sabang sungguh hal yang luar biasa menakjubkan. Ini bisa menjadi daya tarik wisata dunia. Wisata dolpin bersama ribuan ekor lumba-lumba ini masih bisa dikembangkan secara lebih optimal. Seandainya saja, kita bisa panggil dolpin tersebut dan bermain-main dengannya ditengah lautan, sungguh lebih asyik lagi," ujar Bu Wani istri Hakim Ad Hoc Tipikor pada Pengadilan Tinggi di Banda Aceh.(b02)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement