Breaking News
Memuat breaking news...

Di Aceh Timur, Bocah Dua Tahun Meninggal Di Saluran Irigasi

Redaksi
Redaksi
Kamis, 2 Juni 2022 - 9.28 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

IDI (Waspada): Bocah laki-laki yang baru berusia dua tahun ditemukan meninggal dunia di saluran irigasi Gampong Matang Pudeng, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (2/6). Diduga, korban tenggelam setelah terpeleset saat bermain di pinggir irigasi depan rumah orangtuanya.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, awal ibu korban sedang mencuci pakaian di depan rumah kontrakannya. Tiba-tiba teringat akan anaknya di rumah, lalu pulang untuk mencari keberadaannya, namun korban tidak ada di rumah dan di sekitar rumah.

PENCARIAN: Kapolsek Pante Bidari Iptu JM Tambunan, bersama anggotanya melakukan pencarian bocah yang tenggelam di saluran irigasi Gampong Matang Pudeng, Pante Bidari, Aceh Timur, Kamis (2/6). Waspada/Ist.

Tak berselang lama, warga sekitar ikut melakukan pencarian korban, namun berjam-jam tak kunjung di temukan, kecuali hanya satu set alat pancing milik orang tua korban terletak di pinggir saluran irigasi.

Berdasarkan temuan alat pancing itu, diduga bocah itu terjatuh ke dalam saluran irigasi, sehingga dugaan itu dilaporkan ke kepala desa untuk diteruskan ke aparat kepolisian. Tak lama berselang, Kapolsek Pante Bidari Iptu JM Tambunan, bersama anggotanya tiba di lokasi dan langsung melakukan pencarian dengan menelusuri saluran irigasi ke arah hilir sepanjang 1,5 kilometer.

Pencarian yang dilakukan sejak pukul 12:30 Wib itu akhirnya membuahkan hasil, dimana korban ditemukan dalam kondisi mengapung di saluran irigasi, sekira pukul 16:25. Melihat korban dalam keadaan lemas, lalu dilarikan ke UPTD Puskesmas Matang Pudeng.

“Hasil pemeriksaan medis, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia,” kata Kapolres Aceh Timur AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat SIK, melalui Kapolsek Pante Bidari Iptu JM Tambunan.

Setelah dipastikan meninggal dunia, lalu jenazah bocah PAUD itu dikembalikan ke orangtuanya untuk difardhukifayahkan. “Jenazah sudah dikebumikan di TPU desa setempat,” sebut JM Tambunan.

Atas kejadian tersebut, kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan mengawasi anak-anaknya saat beraktifitas, baik di dalam rumah maupun di luar rumah. “Muda-mudahan hal serupa tidak terulang, sehingga perlu diawasi anak-anak yang bermain di pinggir irigasi atau sungai,” tutup JM Tambunan. (b11).

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement