Breaking News
Memuat breaking news...

Di Aceh Timur, Sapi Diterkam Harimau

Redaksi
Redaksi
Kamis, 29 September 2022 - 2.51 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

IDI (Waspada): Dua ekor sapi milik warga diterkam harimau Sumatera di Desa Punti Payong, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur. Kabarnya, kejadian tersebut bukan pertama kali, bahkan beberapa ekor hewan ternak piaraan warga dimangsa satwa dilindungi itu.

Berdasarkan pengakuan warga, kejadian tersebut terjadi, Rabu (28/9) sekira pukul 04:00 Wib, dimana dua anak sapi usia dua tahun dimangsa harimau Sumatera. Bahkan induknya sempat dicakar hingga terluka dan mengeluarkan darah.

“Benar pak, ada dua anak sapi yang dimangsa harimau. Bahkan induknya juga terluka di bagian pinggul,” kata Irfan, warga Ranto Peureulak, kepada Waspada, Kamis (29/9).

Di lokasi, induk sapi juga mengalami luka robek dibagian paha. Bahkan urat kaki putus digigit harimau. “Sudah sering harimau sumatera keluar hutan dan menjadikan hewan ternak warga sebagai mangsanya, bahkan beberapa waktu lalu juga ada beberapa ekor kambing juga ikut dimangsa,” sebut Irfan.

Sementara itu, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Agus Arianto S.Hut, mengaku telah menerima informasi tersebut. “Kami juga telah menurunkan tim untuk siaga di lokasi guna mengatasi serangan susulan dan juga melakukan penanganan terhadap aksi satwa liar ini,” kata Agus Arianto.

Agar harimau sumatera itu menjauh, petugas BKSDA Aceh bersama lembaga pemerhati lingkungan seperti Forum Konservasi Leuser (FKL) dan masyarakat membunyikan petakan guna menakuti harimau agar menjauh dari pemukiman penduduk. “Muda-mudahan dengan adanya tim kita di lapangan, kasus ini tidak terulang,” sebut Agus Arianto. (b11).

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement