Breaking News
Memuat breaking news...

Di Forum Parlemen G20, BKSAP DPR Ingatkan Krisis Gaza

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 14 Oktober 2023 - 9.21 AM WIB
Di Forum Parlemen G20, BKSAP DPR Ingatkan Krisis Gaza
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada): Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon menyinggung ragam bencana alam yang berdampak terhadap lingkungan di Forum Parliamentary Forum on LiFE (Lifestyle for Environment) di New Delhi, India.

Forum yang dibuka Ketua Parlemen India, Om Birla itu, sebagai rangkaian dari P20 atau Parliamentary 20 yaitu forum Parlemen anggota G20, akan berlangsung 12-14 Oktober 2023 dan dihadiri sejumlah para Ketua Parlemen G20 termasuk dari Indonesia.

Fadli Zon mengingatkan bencana yang terjadi lantaran ulah manusia seperti masih adanya krisis Palestina.

"Kita tidak boleh melupakan bencana akibat ulah manusia yang juga menimbulkan dampak besar terhadap kemanusiaan dan menghambat upaya pencapaian SDGs. Tidak akan ada perdamaian dunia sampai semua orang hidup dalam damai," tandas Fadli yang juga Wakil Presiden Liga Parlemen Untuk Palestina ini, kata Fadli Zon dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat (13/10/2023).

Di hadapan para Delegasi Parlemen G-20, Fadli pun mengkritik keras atas respon masyarakat global yang tidak obyektif terkait situasi terkini di Jalur Gaza. Fadli menyayangkan, konflik yang tengah terjadi di Jalur Gaza adalah akibat diamnya komunitas internasional dan PBB atas berbagai penindasan yang terus menerus dilakukan oleh Israel.

"Dunia harus mengakhiri standar ganda dan kemunafikan dalam menilai konflik di Palestina. Di belahan dunia lain, mereka yang memperjuangkan kebebasan di negerinya sendiri disebut pejuang kemerdekaan, sementara di Palestina mereka yang tengah memperjuangkan tanah airnya dan keadilan, dunia mencapnya sebagai teroris. Ini jelas tidak adil," tegas Fadli.

Fadli menyerukan dunia untuk mendesak Israel agar mengakhiri pendudukan dan blokadenya atas Jalur Gaza. Mengingat, situasi semakin parah saat ini Israel memutus aliran listrik, air, dan semua akses penting bagi rakyat Gaza termasuk untuk rumah sakit yang didalamnya terdapat banyak bayi-bayi di inkubator.

"Ini memang merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan. Ini harus dihentikan. Akses kemanusiaan yang aman harus segera diprioritaskan dan tanpa penundaan,” pungkas Anggota Komisi I DPR RI itu. (J05)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement