Breaking News
Memuat breaking news...

Di Sergai, Suami Bunuh Istri, Seolah Gantung Diri

Redaksi
Redaksi
Minggu, 14 Januari 2024 - 6.53 PM WIB
Di Sergai, Suami Bunuh Istri, Seolah Gantung Diri
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

SEIRAMPAH (Waspada): Erna Wati, 53, tewas di dalam rumahnya Dusun II, Desa Cempedak Lobang, Kec. Seirampah, Sergai Minggu (14/1) dini hari.

Ibu tiga anak ini tewas di tangan suaminya sendiri M, 57, yang kini telah diamankan Polsek Firdaus. Untuk motifnya pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap M.

Erna Wati sempat dikabarkan tewas akibat bunuh diri di ruang tamu rumahnya dengan menggunakan seutas tali nilon sepanjang 4 meter. Tubuhnya diturunkan oleh suaminya lalu mengabarkan ke tetangga Erna Wati tewas akibat bunuh diri.

Warga sempat percaya dengan kejadian itu mengabarkan ke pihak kepolisian Polsek Firdaus. Tim Inafis yang turun ke lokasi melakukan visum luar. Namun dari hasil visum terdapat luka jeratan yang tidak wajar. Untuk mendalami kejadian itu Polsek Firdaus mengevakuasi Erna Wati ke RS Sultan Sulaiman.

Dari hasil pemeriksaan dokter RS Sultan Sulaiman terdapat luka di bagian leher, luka itu tidak menandakan akibat gantung diri. Polsek Firdaus yang curiga Erna Wati tewas akibat dibunuh mengamankan suaminya M ke Polsek untuk diminta keterangan.

Setelah melakukan pemeriksaan secara mendalam, akhirnya M mengakui telah membunuh istrinya. Untuk menghilangkan jejak ia membuat seolah bunuh diri.

"Korban bukan bunuh diri melainkan dibunuh oleh suaminya, saat ini masih dalam pemeriksaan, untuk motif belum bisa kami jelaskan, saat ini korban juga masih dilakukan otopsi untuk penyelidikan lebih lanjut," papar Ps Humas Polres Sergai Iptu Edward Sidauruk. (cmw/a15)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement