Breaking News
Memuat breaking news...

Diburon 2 Tahun, Pelaku Pembunuhan Diringkus Di Padang Lawas

Redaksi
Redaksi
Jumat, 30 September 2022 - 1.41 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Personil Satreskrim Polrestabes Medan meringkus 'otak' pelaku pembunuhan terhadap korban bernama Henri Goh ,28, yang terjadi di Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan pada Jumat (15/5/2020) lalu.

Pelaku berinisial AP diringkus dari kampung halamannya di daerah Sosa, Kabupaten Padang Lawas dan terpaksa ditembak karena melawan petugas saat hendak ditangkap.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa melalui Kanit Pidum AKP Muhammad Reza menyebutkan bahwa buronan yang dicari sejak 2 tahun lalu itu kini dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara akibat luka tembak.

"Pelaku diberikan tindakan tegas dan terukur, karena pada saat ditangkap pelaku melawan petugas," ujar Kanit Pidum AKP Muhammad Reza, Jumat (30/9).

AKP Reza menjelaskan kasus pembunuhan itu terjadi pada tahun 2020 lalu, dimana salah satu pelaku berinisial AAH telah diamankan dan masih menjalani hukuman.

"Jadi selama dua tahun petugas tetap melakukan pengejaran dan memburu pelaku, dimana pada tahun 2022 tepatnya seminggu yang lalu kami mendapat informasi bahwa pelaku sedang berada di kampung halamannya yakni di daerah Sosa, Kabupaten Padang Lawas,"ujarnya.

Mendapat informasi keberadaan pelaku, petugas kemudian melakukan pengejaran untuk menangkap pelaku.

"Pada saat penangkapan, petugas cukup mengalami beberapa kendala dikarenakan pelaku bersembunyi ditengah tengah kebun kelapa sawit sehingga kendaraan petugas tidak bisa masuk dan sinyal telepon sangat sulit untuk digunakan," ungkapnya.

Dirinya menyebutkan motif pelaku nekad melakukan pembunuhan tersebut dikarenakan faktor sakit hati.

"Pelaku mengaku sakit hati karena korban tidak memberikan komisi dari hasil penjualan mobil yang telah disepakati dari awal,"sebutnya.(m27)

Waspada/Ist

Buronan kasus pembunuhan berinisial AP saat masih dirawat di rumah sakit akibat luka tembak.

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement