Breaking News
Memuat breaking news...

Didemo Ratusan Mahasiswa, DPRD Binjai Tolak Kenaikan BBM

Redaksi
Redaksi
Rabu, 14 September 2022 - 1.48 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BINJAI (Waspada): Ratusan massa yang tergabung dalam Kesatuan Mahasiswa Kota Binjai, menggelar aksi demo penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Rabu (14/9).

Aksi yang dilakukan ratusan massa ini berlangsung dari Terminal dan konvoi menuju gedung DPRD Binjai, Jalan Veteran, Kecamatan Binjai Kota, dengan menggunakan mobil pick up dan berjalan kaki.

Massa aksi protes kenaikan harga BBM membakar ban bekas di depan gedung DPRD Binjai. (Waspada/Ria Hamdani)

Selama melakukan konvoi menuju gedung dewan, massa dikawal ketat petugas kepolisian, Satpol PP, dan BPBD Binjai. Sembari konvoi, massa menyampaikan orasi terkait penolakan kenaikan harga BBM.

Setibanya di gedung dewan, ratusan massa disambut Ketua DPRD Binjai Noor Sri Syah Alam Putra dan para anggota dewan dari masing-masing fraksi lainnya.

Pada orasinya, koordinator aksi Andi Wijaya, menyampaikan beberapa permintaan, diantaranya menolak kebijakan kenaikan harga BBM, meminta semua fraksi partai untuk mencabut kebijakan kenaikan BBM.

Kemudian, meminta DPRD menyatakan sikap secara tegas menolak kenaikan harga BBM, mengawal dan menyampaikan langsung aspirasi serta tuntutan satuan aksi mahasiswa ke pusat.

Massa juga menilai, bahwa pemerintah saat ini tidak becus dan gagal. Dimana negara baru ingin sembuh dari virus Covid-19, sudah disakiti kembali dengan dinaikkannya harga BBM.

Selain itu, massa membakar ban bekas di depan gedung dewan. Api yang berkobar hebat dibarengi dengan puisi kritikan terhadap pemerintah dan penyelenggara pemerintah lainnya.

Usai menyampaikan aspirasi, Ketua DPRD Binjai Noor Sri Syah Alam bergabung di tengah-tengah massa dengan menaiki mobil pick up. Dari atas mobil, ketua dewan yang akrap disapa Kires menyatakan sikap yang diberikan oleh massa.

Ban bekas yang dibakar massa penolakan kenaikan harga BBM dipadamkan petugas pemadam kebakaran Binjai. (Waspada/Ria Hamdani)

Pernyataan sikap yang disampaikan Kires, yakni DPRD Binjai tolak kenaikan harga BBM dan komitmen untuk sampaikan aspirasi massa ke tingkat pusat. Pernyataan itu langsung ditanda tangani serta distempel oleh masing-masing fraksi.

"Sebenarnya kami sama seperti masyarakat lainnya, sama-sama tak inginkan kenaikan BBM. Apapun kepetingan masyarakat, kami benteng terdepan untuk sampaikan aspirasi. Kami akan sampaikan aspirasi ini ke pusat. Jangan ragu, kami tetap bersama rakyat Binjai," seru Kires.

Setelah DPRD Binjai menyatakan sikap penolakan kenaikan harga BBM, massa kemudian membubarkan diri dengan tertib. Massa diangkut menggunakan 3 unit Bus Trans Binjai. (a34/a03)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement