Breaking News
Memuat breaking news...

Dijambret, Wanita Pejalan Kaki Tersungkur Ke Aspal 

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 1 Oktober 2022 - 5.20 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Seorang wanita keturunan Tionghoa yang tengah berjalan kaki tersungkur ke aspal jalan saat dua pria mengendarai sepeda motor merampas tas tangan miliknya.

Korban yang belum diketahui identitasnya itu tersungkur ke aspal Jalan Madong Lubis, Kecamatan Medan Kota, Sabtu (1/10) sekira pukul 06:45 WIB.

Aksi jambret tersebut terekam kamera CCTV, sehingga diharapkan dapat menjadi bukti petunjuk kepolisian melakukan penyelidikan.

Penuturan petugas parkir disekitar tempat kejadian perkara (TKP) Kevin mengatakan, saat itu korban berjalan kaki, kemungkinan baru pulang belanja.

Namun Kevin mengaku tidak mengenali korban. Dia hanya memastikan korban mengalami luka di wajah dan tangan setelah terhempas ke aspal jalan.

"Saya lihat ibu itu sudah terkapar, wajahnya, tangannya terluka, payah jalan," sebutnya.

Menurut dia, pelaku dua orang mengendarai sepeda motor jenis matic. Pelaku berhasil merampas tas tangan milik korban dan kabur.

Kanit Reskrim Polsek Medan Kota Iptu Widiyatma Lumbanraja dikonfirmasi Waspada tentang aksi penjambretan tersebut menyatakan, pihaknya sudah melakukan penyelidikan, meski korbannya belum membuat laporan.

"Sudah kita cek ke sana (TKP) untuk memastikan kejadian, juga kerugian dialami korban. Namun sejauh ini korban belum membuat laporan dan masih kita cari," sebut Widi.(m10)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement