Breaking News
Memuat breaking news...

Dikeroyok Dua, Barus Tewas Dengan Tusukan Di Leher

Redaksi
Redaksi
Selasa, 23 April 2024 - 1.27 PM WIB
Dikeroyok Dua, Barus Tewas Dengan Tusukan Di Leher
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BATUBARA (Waspada): M. Firdaus Barus, 23, warga Lingkungan II Kelurahan Pangkalan Dodek Kec. Medang Deras, Kab. Batubara, meregang nyawa setelah dianiaya dan lehernya ditikam oleh dua pria B alias Belanda, 50, dan R alias Puy, 25.

Kapolres Batubara AKBP Taufiq Hidayat Thayeb melalui Kasi Humas AKP AH Sagala kepada wartawan, Selasa (23/4) menjelaskan, peristiwa penganiayaan mengakibatkan hingga hilangnya nyawa korban ini terjadi tidak jauh dari rumah korban pada Senin (22/4) sore.

"Berawal dari cekcok mulut, tiba-tiba kedua terduga pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban secara bersama-sama. Pada saat korban terjatuh di tanah, terduga pelaku B alis Belanda mengangkat korban sambil memegang kedua tangan korban. Kemudian menginjak kaki korban. Sementara itu terduga pelaku R alias Puy langsung mengarahkan pisau dan menusuk leher korban," jelas Sagala.

Melihat korban tidak bergerak lagi, kedua terduga pelaku melarikan diri dari tempat kejadian. Setelah kedua terduga pelaku melarikan diri, warga yang berada di sekitar kejadian mendatangi korban.

"Namun korban tidak bernyawa lagi diduga akibat tusukan di leher yang mengeluarkan banyak darah," ujarnya.

Tak lama berselang, personel Polsek Medang Deras yang dihubungi tiba di lokasi kejadian. Petugas segera
mengevakuasi korban ke Puskesmas Pagurawan guna mendapatkan visum et repertum (ver).

"Saat ini pelaku yang telah diketahui identitasnya masih dalam pengejaran petugas Polsek Medang Deras," ungkap Sagala.(a17.b)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement