Breaking News
Memuat breaking news...

Dilantik, ISMI Sumut Siap Kawal Pembangunan Berbasis Riset

Redaksi
Redaksi
Senin, 27 Juli 2026 - 8.41 PM WIB
Dilantik, ISMI Sumut Siap Kawal Pembangunan Berbasis Riset
Prof. Dr. Nispul Khoiri, M.Ag dilantik sebagai ketua PW ISMI Sumut periode 2026-2030, Sabtu (25/7).Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

@Luncurkan Tiga Jurnal Ilmiah

MEDAN (Waspada.id): Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (PW ISMI) Sumatera Utara resmi dilantik, Sabtu (25/7) di Aula Gedung BPSDM Provinsi Sumatera Utara. Pelantikan dirangkaikan dengan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang bertemakan "Menciptakan Intelektual Agamis, Menjaga Muruah dan Memperkuat Peradaban Bangsa".

Kepengurusan PW ISMI Sumut periode 2026–2030 yang dilantik yakni, Prof. Dr. Nispul Khoiri, M.Ag sebagai ketua, Ismail Marzuki, S. Pd.I sebagai sekretaris, dan Dr. Sri Rezeki, M.Si sebagai bendahara.

Kepengurusan tersebut diperkuat oleh para akademisi, profesional, tokoh masyarakat, dan cendekiawan Melayu dari berbagai disiplin ilmu.

Pelantikan juga dihadiri sejumlah tokoh Melayu, di antaranya Prof. Djohar Arifin Husin, Dr. H. Tengku Erry Nuradi, M.Si., Drs. Abdillah, A.K M.BA., bersama para tokoh adat, tokoh agama, akademisi, dan tokoh masyarakat dari berbagai daerah di Sumatera Utara.

Ketua PW ISMI Sumatera Utara. Prof. Dr. Nispul Khoiri, M.Ag dalam sambutannya mengatakan, kepengurusan yang baru dilantik merupakan representasi para intelektual dari berbagai disiplin ilmu yang siap berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui pemikiran, kajian ilmiah, dan rekomendasi kebijakan.

"PW ISMI Sumut hadir sebagai rumah besar para pemikir dalam rangka menjaga marwah Melayu. Kepengurusan yang terbentuk berasal dari berbagai latar belakang ilmu pengetahuan. Keberagaman ini menjadi kekuatan bagi ISMI untuk memberikan sumbangsih pemikiran kepada pemerintah dan masyarakat Melayu, khususnya di Sumatera Utara," ujarnya.

Menurutnya, ISMI tidak hanya berkomitmen menjaga nilai-nilai budaya Melayu, tetapi juga siap menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan."Kami ingin memastikan ISMI hadir bukan hanya sebagai organisasi intelektual, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah. Melalui kajian, riset, dan gagasan yang kami miliki, ISMI siap memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan Sumatera Utara," katanya.

Lebih lanjut, Ketua Umum PB ISMI, Nizhamul, SE, MM menegaskan organisasi yang menghimpun para sarjana Melayu harus mampu mengambil peran lebih besar dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan bangsa.

"ISMI dibangun sebagai organisasi para sarjana Melayu yang memiliki tanggung jawab intelektual. Karena itu, setiap pengurus harus mampu menghadirkan pemikiran yang solutif, berbasis riset, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta pemerintah," katanya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina PB ISMI Tun Dr. Rahmat Shah mengapresiasi pelantikan PW ISMI Sumatera Utara dan optimistis kepengurusan baru mampu menjalankan peran organisasi secara maksimal.

"Saat ini saya sedang mempersiapkan pembangunan sebuah tempat yang akan difungsikan sebagai pusat kegiatan budaya Melayu. Nantinya, berbagai kegiatan kebudayaan, diskusi, seminar, penelitian, hingga pengembangan literasi Melayu dapat dilaksanakan di sana. Selama ini kita belum memiliki pusat kegiatan yang representatif. Insya Allah, dalam waktu yang tidak terlalu lama, masyarakat Melayu akan memiliki tempat yang dapat dimanfaatkan bersama untuk memajukan kebudayaan dan peradaban Melayu," tegasnya.

Kepala Kesbangpol Provinsi Sumatera Utara , Dr. Mulyono, S.T, MT yang mewakili Gubernur Sumatera Utara menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan PW ISMI Sumatera Utara. Menurutnya, pemerintah daerah membutuhkan dukungan organisasi intelektual dalam memperkuat pembangunan dan menjaga kehidupan sosial masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, PW ISMI Sumatera Utara juga meluncurkan tiga jurnal ilmiah sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya riset dan publikasi akademik. Ketiga jurnal tersebut yaitu, AL-MURUAH jurnal Studi Islam dan Kajian Melayu, IMPERIUM Jurnal Politik, Hukum dan Pemerintahan, serta Sosionomics Jurnal Ekonomi dan Ilmu-Ilmu Sosial.

Peluncuran jurnal menjadi salah satu program strategis PW ISMI Sumatera Utara dalam memperkuat ekosistem keilmuan sekaligus mendorong lahirnya rekomendasi kebijakan berbasis riset yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah dan masyarakat. (Wsp id)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement