Breaking News
Memuat breaking news...

Dinas PUPR Agara Selesai Perbaiki Jembatan Pantai Barat

Redaksi
Redaksi
Senin, 4 Desember 2023 - 9.07 PM WIB
Dinas PUPR Agara Selesai Perbaiki Jembatan Pantai Barat
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

Jembatan Lawe Harum selesai dikerjakan. Waspada/Seh Muhammad Amin

KUTACANE (Waspada): Jembatan Wisata Pantai Barat yang menghubungkan Kecamatan Pokhisen dengan Kecamatan Badar, Aceh Tenggara (Agara) selesai diperbaiki.

"Selesainya jembatan tersebut sehingga memudahkan kenderaan bermotor melintas bahkan warga setempat sambut gembira selesainya perbaikan jembatan. dan dari hasil pantauan Waspada.id, dilapangan bahwa jembatan darurat di Desa Mbarung juga telah dimula dikerjakan pihak Dinas PUPR.

Kadis PUPR Agara, Sadli ST saat dikonfirmasi Waspada. id, Senin (4/12) mengatakan, akibat banyaknya infrastruktur yang rusak baik jembatan Pantai Barat atau Lawe Harum dan Mbarung akibat bencana alam di mana telah menggerus sebahagian abutmen jembatan dan menganggu sirkulasi transfortasi masyarakat.

Jembatan darurat di Desa Mbarung mulai dikerjakan. Waspada/Seh Muhammad Amin

Dinas PUPR sedikit demi sedikit telah mulai berbenah seperti jembatan lawe harum yang selama ini tidak bisa dilalui alhamdulillah saat ini sudah bisa dimanfaatkan, cetusnya.

Saat ditanyai melalui HP selulernya, Kadis PUPR lanjut mengatakan, waktu yang dibutuhkan dalam menyelesaikan bronjong sebagai dudukan jembatan beling di Mbarung dalam memakan waktu paling lambat satu minggu sambil menunggu jembatan rangka beling sebahagian belum diketemukan dari sungai yang berada di jembatan pantai dona, sampai hari ini (Senin) pencarian masih dilakukan, beliau berharap tidak ada kendala apapun.

Semoga musibah bencana tidak lagi terjadi di Agara namun ia juga mengingatkan warga yang bermukim di pinggir gunung dan DAS untuk tetap meningkatkan kewaspadaan pada musim penghujan ini. Sebab kata Sadli, intensitas curah hujang yang tinggi bisa menjadi pemicu terjadinya banjir bandang susulan.

"Ya harus tetap waspada, (curah) hujan yang tinggi ini boleh memantik terjadinya banjir, jadi harus tetap waspada,” imbuh Sadli Desky. (cseh)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement