Breaking News
Memuat breaking news...

Dinilai Resahkan Warga, Kaum Ibu Minta Izin Pabrik Jaya Beton Dicabut

Redaksi
Redaksi
Rabu, 1 Mei 2024 - 2.24 PM WIB
Dinilai Resahkan Warga, Kaum Ibu Minta Izin Pabrik Jaya Beton Dicabut
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Dinilai keberadaan pabrik meresahkan warga, sejumlah warga Jl. Penghulu Lama Kelurahan Paya Pasir Kecamatan Medan Marelan meminta Wali Kota Medan agar mencabut izin PT Jaya Beton Indonesia.

Pasalnya, dampak keberadaan pabrik tersebut menyebabkan terjadinya polusi udara, menimbulkan penyakit sesak nafas serta kebisingan bahkan membuat dinding-dinding rumah warga jadi retak-retak.

Para warga yang didominasi kaum ibu dari Lingkungan V hingga Lingkungan VIII tersebut mengaku sudah resah dengan keberadaan pabrik PT Jaya Beton Indonesia yang beralamat Jl. Penghulu Lama, Kel. Paya Pasir, Kec. Medan Marelan.
"Kami meminta agar Wali Kota Medan segera datang ke lokasi pabrik sekaligjs mencabut izin pabrik PT Jaya Beton karena keberadaannya sangat meresahkan warga," ujar Ibu Nur ,55, saat menyampaikan orasinya dalam aksi unjuk rasa di depan pabrik tersebut, Selasa (30/4).
Ibu Nur menyebutkan beberapa yang berdampak kerusakan pada dinding rumah warga sekitar

Selain debu bertebaran di udara saat pabrik beroperasi, dampak lainnya dialami sebahagian rumah warga dari Lingk 5 sampai 8 Jl. Penghulu Lama mengalami keretakan dibagian dinding dinding rumah ditambah lagi adanya suara kebisingan dari produksi di malam hari dari produksi pabrik beton ditambah lagi polusi udara yang mengancam kesehatan warga sekitar pabrik Precast Plant Medan Sumatera Utara PT Jaya Beton Indonesia.

Ibu Nur juga menyebutkan sejumlah dinding rumah warga juga retak-retak akibat dari getaran dari pabrik.

“Kami, masyarakat Lingkungan 6 sampai 8 tepatnya terletak dibelakang tembok PT Jaya Beton meminta keadilan yang seadil adilnya atas dampak di alami masyarakat,” timpal Ibu Indah Kumala Br Saragih di depan gerbang PT Jaya Beton bersama para ibu rumah tangga.
Setelah beberapa jam melakukan aksi demo dan pihak pabrik tidak menanggapi tuntutan warga, akhirnya para warga membubarkan diri dan akan melakukan aksi demo lagi dalam waktu dekat ini.(m27)

Waspada/Andi Aria Tirtayasa

Sejumlah warga Lingkungan VI hingga Lingkungan VIII Kelurahan Paya Pasir Kecamatan Medan Marelan saat menggelar aksi unjuk rasa di depan pabrik PT Jaya Beton Indonesia, Selasa (30/4).

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement