Breaking News
Memuat breaking news...

Dinkes Abdya Harapkan Bides Kerja Ekstra

Redaksi
Redaksi
Rabu, 9 Februari 2022 - 7.53 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BLANGPIDIE (Waspada): Dinas Kesehatan Aceh Barat Daya (Abdya), meminta dan mengharapkan kepada para bidan, terutama bidan desa (Bides), agar dapat melakukan kerja ekstra, dengan memantau seluruh ibu hamil, ibu bersalin, serta bayi yang baru lahir, dalam wilayah kerjannya masing-masing.

Harapan itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Abdya Safliati SST M.Kes, melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Herlina S.Tr.Keb Rabu (9/2). Menurutnya, harapan itu disampaikan dalam menyikapi ditemukannya sejumlah kasus kematian ibu dan bayi di ‘Nanggroe Breuh Sigupai’ sepanjang tahun 2021 lalu.

Didampingi Koordinator Program KIA Gizi, Cut Rika Andriani SST, Herlina menambahkan, selain memantau para ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas dan bayi yang baru lahir di wilayah kerjanya, para bides juga wajib melakukan kunjungan neonatal, sesuai standar dan tepat waktu.

Kemudian, melakukan pemeriksaan ANC secara maksimal dan berkualitas. Melakukan deteksi dini terhadap ibu hamil yang beresiko. Serta, sesegera mungkin merujuk ibu melahirkan yang mengalami resiko. “Dengan adanya upaya-upaya yang dilakukan tersebut, kita harapkan dapat menurunkan angka kematian ibu dan bayi di Abdya,” ujar Herlina.

Herlina menyebutkan, angka kematian Ibu di Abdya tahun 2020 lalu ada 2 kasus. Dimana, kematian ibu tersebut terjadi yang di sebabkan karena perdarahan dan hepatitis. Sedangkan angka kematian bayi ada 32 kasus. Penyebab kematiannya paling tinggi karena asfiksia.

Namun demikian lanjutnya, bila dibandingkan dengan tahun 2021, angka kematian ibu di Abdya mengalami penambahan sebanyak lima kasus. Sedangkan angka kematian bayi mengalami penurunan sebanyak 4 kasus. “Bertambahnya angka kematian ibu di Abdya tahun 2021 tidak terlepas dari kondisi pandemi saat ini. Dimana, akibat kondisi pandemi, keikutsertaan ibu hamil dan masyarakat ke posyandu dan fasilitas kesehatan, mengalami penurunan,” demikian Herlina.(b21)

Waspada/Syafrizal

Kepala Bidang Kesmas Dinas Kesehatan Abdya, Herlina S.Tr.Keb.

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement