Breaking News
Memuat breaking news...

Dinkes Sumut Sembelih 16 Ekor Kurban

Redaksi
Redaksi
Jumat, 30 Juni 2023 - 8.08 AM WIB
Dinkes Sumut Sembelih 16 Ekor Kurban
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melakukan penyembelihan 16 Ekor hewan kurban, Kamis (29/6).

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut dr Alwi Mujahit mengatakan, sebanyak 13 ekor disembelih di Halaman Dinas Kesehatan Sumut di Jalan HM Yamin, Medan. Sedangkan tiga ekor lagi disalurkan melalui kantor Gubernur.

"Tahun lalu 12 ekor di Dinas Kesehatan 2 ekor di Kantor Gubernur. Dibanding tahun lalu jumlah kurban tahun ini bertambah 2 ekor, dari 14 ekor tahun lalu menjadi 16 ekor tahun ini," ungkapnya.

Lebih lanjut Alwi menjelaskan, jumlah ASN yang berkurban pada tahun ini ada 84 orang ditambah 7 orang keluarga pensiunan Dinas Kesehatan.

"Daging kurban selanjutnya disalurkan kepada ASN Dinkes, UPT, honor, sekuriti, clening service, wartawan, dan masyarakat di lingkungan Dinkes," jelasnya.

Alwi menyarankan, agar kualitas daging dapat tetap terjaga, bila belum sempat dimasak agar disimpan dengan cara penyimpanan baik.

"Selain itu diimbau kepada masyarakat untuk memasak dengan baik dan benar benar matang," pungkasnya.(cbud)

Teks

Teks: Situasi saat panitia melakukan pembagian daging Qurban di Dinkes Sumut pada Kamis, (29/6). Waspada/ist

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement