Breaking News
Memuat breaking news...

Disdik Medan Diminta Perhatikan Masa Libur Tenaga Guru

Redaksi
Redaksi
Senin, 27 Juni 2022 - 4.25 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Wakil Ketua DPRD Medan H Ihwan Ritonga SE (foto) mengaku prihatin menerima keluhan sejumlah tenaga guru Aparatur Sipil Negara (ASN) yang padat jam kerja tidak pernah cuti liburan. Ihwan menyebut agar keluhan para guru menjadi perhatian Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Medan ke depannya.

"Kita minta Disdik Medan dapat mengakomodir keluhan para guru soal minimnya cuti liburan para guru," ujar Ihwan Ritonga SE (foto) kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (27/6/2022) menyikapi keluhan guru.

Ihwan Ritonga sangat menyayangkan saat liburan semester anak sekolah saat ini tetapi guru dan kepala sekolah tetap melaksanakan tugas dan melakukan presensi seperti biasa. "Seharusnya guru ikut libur menghilangkan rasa penat satu semester," papar Ihwan.

Menurut Ihwan Ritonga, jam kerja para guru mulai Senin sd Sabtu tentu lah padat apalagi dibanding dengan ASN lainnya yang bertugas hanya Senin sd Jumat. "Tentu, liburan untuk guru harus dipertimbangkan. Guru juga butuh liburan agar fresh memberikan pelajaran terhadap anak didik," sebut Ihwan Ritonga yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Kota Medan itu.

Ditambahkan Ihwan, mengingat jam kerja guru dari Senin hingga Sabtu, sangat tepat dilakukan evaluasi terhadap masa libur. "Tentu masa libur anak sekolah mulai 27 Juni sd 9 Juli 2022 kiranya para guru ikut libur," harap Ihwan.

Untuk itu kata Ihwan, Kepala Dinas Pendidikan Kota supaya dapat melakukan evaluasi dan memperhatikan cuti liburan para guru. "Liburan sangat penting menghilangkan rasa jenuh agar kembali fresh," tandas Ihwan. (cpb)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement