Breaking News
Memuat breaking news...

Disperindagkop Minta Pedagang Segera Manfaatkan Kios Eks Pasar Ikan

Redaksi
Redaksi
Minggu, 26 Mei 2024 - 3.08 PM WIB
Disperindagkop Minta Pedagang Segera Manfaatkan Kios Eks Pasar Ikan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BIREUEN (Waspada): Sejumlah kios milik Pemerintah Kabupaten Bireuen di lokasi eks pasar ikan di Desa Bireuen Meunasah Capa Kecamatan Kota Juang hingga kini masih banyak yang terbengkalai atau belum dimanfaatkan oleh pedagang yang menerima kois dimaksud.

Amatan Waspada Minggu (26/5), sekira seratusan kios yang dibangun pemerintah tersebut masih tertutup dan belum terlihat adanya aktivitas sebagaimana layaknya pasar. “Kalau tidak salah, kios ini ada 108 unit, tapi yang sudah dimanfaatkan masih sangat minim. Banyak yang masih kosong,” ucap warga setempat yang meminta namanya tidak dituliskan.

Melihat lokasi kios, katanya, sangat strategis karena terletak di pusat pasar. “Ya bekas pasar ikan pasti tempat yang strategis, untuk berbagai barang dagangan, terutama barang kebutuhan sehari-hari seperti kios kelontong,” ucapnya.

Sementara Zulfikar Kabid Penataan Pasar dan Pelayanan Retribusi Dinas Perdagangan, Perindustrian Koperasi dan UKM Kabupaten Bireuen yang dihubungi Waspada mengatakan, pihaknya sangat mengharapkan agar penerima/pedagang kios dimaksud agar segera berjualan dikios dimaksud.

“Kami sudah mengirim surat kepada penerima kios atau pedagang tersebut agar segera difungsikan kios tersebut,” sebut Zulfikar. Bahkan, katanya, dalam surat dimaksud Disperindagkop dan UKM Kabupaten Bireuen memberikan batas waktu untuk membuka kios tersebut paling lambat pada tanggal 24 Juni 2004.

Jika batas waktu tersebut belum juga difungsikan kios tersebut, maka kios tersebut akan ditarik Kembali dan diserahkan kepada pedagang lain yang benar-benar akan memfungsikannya. “Di lokasi tersebut hanya dibenarkan untuk pasar kering, artinya tidak boleh berdagang barang yang busuk seperti ikan, sayur atau buah-buahan,” demikian Zulfikar. (cmir)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement