Breaking News
Memuat breaking news...

Dongkrak UMKM, HRD Resmikan Kios Di Objek Wisata Paya Santewan

Redaksi
Redaksi
Selasa, 6 Februari 2024 - 7.11 AM WIB
Dongkrak UMKM, HRD Resmikan Kios Di Objek Wisata Paya Santewan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BIREUEN (Waspada): Setelah adanya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berupa kios serta gazebo, nantinya akan dibangun fasilitas yang lengkap di tempat wisata Paya Santewan untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Ke depan di sini, akan kita bangun, bangunan yang lengkap, seperti musala serta wahana permainan anak-anak. Yang sudah terlaksana, itu tidak terlepas dari pada kekompakan dengan konsep ber gotongroyong sehingga pada hari ini bisa kita saksikan bersama," kata Anggota DPR RI, Komisi V H Ruslan M Daud, saat peresmian 11 kios di taman Wisata Bukit Cinta Santewan Indah, di Gampong Gelanggang Gampong (Cureh), Kecamatan Kota Juang.

Menurutnya, kios dan gazebo yang dibangun tersebut yaitu bantuan Pengembangan Objek Wisata (POW) yang dibiayai sumber Anggaran Pendapatan Belaja Negara (APBN) senilai Rp400 juta, tahun 2023 melalui Kementerian Desa, untuk mendukung pengembangan tempat itu yang kini terlihat bersih dan indah daripada sebelumnya, yang dipenuhi semak belukar.

"Saya sangat mengharapkan di lokasi ini nantinya, menjadi pusat Usaha Mikro Kecil Menengah, dengan demikian sehingga masyarakat memiliki pendapatan dan usaha untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari kepada keluarganya," sebut H Ruslan Bupati Bireuen periode 2012-2017 itu.

Ditambahkan, maka untuk itu dia mengajak masyarakat di kawasan tersebut dan Bireuen yang tidak lama lagi memasuki pemilihan umum (Pemilu) agar tidak tergiur dengan politik uang, karena itu sangat merugikan masyarakat itu sendiri, kenapa demikian karena mereka nantinya tidak akan memikirkan kepada warga, dianggap suaranya sudah dibeli dan apa yang dibutuhkan untuk kemaslahatan hidup orang banyak tidak akan terealisasi.

"Untuk memilih lihatlah rekam jejak digital dan gagasannya, karena rekam jejak tidak akan pernah hilang. Bek wate let cerape lam uteun nepakat loen, (Jangan saat kejar garangan dalam hutan ajak saya) saat ka meuboeh ka ureng laen jak poet (saat sudah berbuah orang lain yang petik)," begitu tamsilannya.

"Itu tidak boleh dan bila saya mendapatkan amanah lagi, tempat objek wisata ini kita akan melanjutkan pembangunannya hingga selesai," tambah Anggota DPR RI H Ruslan M Daud, yang kali ini maju lagi sebagai calon dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) (czan)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement