Breaking News
Memuat breaking news...

DPMG Aceh Besar Pelatihan Pelaporan Keuangan Syariah Bagi BUMDesMa LKD

Redaksi
Redaksi
Minggu, 21 Juli 2024 - 5.32 PM WIB
DPMG Aceh Besar Pelatihan Pelaporan Keuangan Syariah Bagi BUMDesMa LKD
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

KOTA JANTHO (Waspada): Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh Besar melaksanakan Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Syariah bagi pengurus Badan Usaha Milik Desa Bersama Lembaga Keuangan Desa (BUMDesMa LKD) Se - Aceh Besar, di Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecakatan Ingin Jaya, Minggu (21/7).

Kepala DPMG Aceh Besar Carbaini S.Ag mengatakan, pelatihan keuangan bagi BUMDesMa LKD sangat penting, untuk memudahkan dan keseragaman pelaporan keuangan nantinya. Sehingga juga mudah saat mengontrol dan mengawasinya. "Karena itulah pelatihan pelaporan keuangan ini kita wajibkan bagi pengurus BUMDesMa LKD supaya nanti bisa diterapkan secara seragam di Aceh Besar," ujarnya.

Ia juga menjelaskan BUMDesMa LKD merupakan peralihan dari UPK eks PnPM dengan total aset yang bergulir di masyarakat saat ini sebesar Rp.65,5 miliar. "BUMDesMa LKD jangan hanya memiliki satu usaha saja, namun bisa dikembangkan dengan berbagai unit usaha bisnis lainnya," harapnya.

Sementara Kabid Pemberdayaan Usaha dan Ekonomi Masyarakat Ikhsan SE, mengatakan pelatihan pelaporan keuangan tersebut dimulai sejak 19 - 21 Juli 2024, diikuti oleh 20 BUMDesMa LKD, masing-masing mengikutsertakan dua orang pengurus," sebutnya.

Pemateri pelatihan keuangan itu merupakan utusan dari Badan Pemeriksaan Keuangan Provinsi (BPKP) Aceh. Pelaporan keuangan telah menggunakan aplikasi, setelah dilatih baru nanti akan ditetapkan penggunaannya pada saat implementasi di BUMDesMa LKD masing-masing. (b05)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement