Breaking News
Memuat breaking news...

DPRD Medan Sidak Aset Pemko Jl Pandu Baru, Dukung Pemko Gali PAD

Redaksi
Redaksi
Rabu, 22 Maret 2023 - 1.28 PM WIB
DPRD Medan Sidak Aset Pemko Jl Pandu Baru, Dukung Pemko Gali PAD
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Ketua Komisi III DPRD Medan Afif Abdillah mengaku sangat mendukung Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Seiring dengan itu mendorong Perusahaan Umum Daerah Pasar (PUD Pasar) milik Pemko Medan itu terus menggali potensi PAD dengan memaksimalkan penggunan aset Pemko.

Hal itu disampaikan Afif Abdilah (foto) kepada wartawan, Selasa (21/3) menyikapi keberadaan aset Pemko untuk memaksimalkan pengelolaan, namun tetap memberdayakan pelaku usaha guna peningkatan perekonomian rakyat.

Seperti halnya pengelolaan aset 95 unit ruko yang dikelola PUD Pasar di Jalan Pandu Baru Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Medan Kota yang dinilai terlalu murah dan pengelolaannya belum maksimal maka perlu dilakukan kajian ulang. Namun kata Afif yang juga Ketua DPD Partai Nasdem Kota Medan itu dalam penyesuaian sewa harus manusiawi dan tetap mengedepankan peningkatan ekonomi para pelaku usaha.

"Kita mendukung dilakukan kajian ulang penyesuaian tarif kontribusi bila perlu melalu Perda. Namun tetap melalui penyesuaian kondisi dan keberadaan penyewa ruko/kios," ujarnya.

Menurut Afif, saat pihaknya (Red_Komisi III DPRD Medan) melakukan kunjungan ke Jl Pandu Baru, Senin (20/1) benar menemukan 95 unit kios/ruko aset Pemko yang disewakan murah kepada pelaku usaha yang mayoritas tukang jahit.

Adapun tujuan kunjungan itu kata Afif Abdillah bukan untuk mrncari kesalahan tetapi murni membantu Pemko Medan dalam upaya peningkatan. PAD. "Kita tetap sejalan dan kolaborasi dengan Pemko dalam upaya peningkataan PAD sesuai fungsi dan potensi sumber PAD seluruh aset Pemko Medan," tegasnya.

Saat kunjungan kata Afif, pihaknya banyak menerima aspirasi dan keluhan para tukang jahit. Dimana sejak Covid 19, usaha banyak yang menurun. "Dan tentu keluhan mereka patut kita sikapi. Bersama Pemko kita fokus dalam peningkatan dan pemulihan ekonomi. Apalagi kondisi resesi dan inflasi yang terjadi saat ini perlu diantisipasi," terangnya.

Sebelumnya, Komisi III DPRD Medan melakukan inspeksi mendadak (sidak) kawasan pertokoan aset PUD Pasar Medan di Jalan Pandu Baru yang membayar sewa hanya Rp 78.900/bulan. Dari hasil temuan dewan, selain sewa murah ternyata ada manipulasi soal jumlah unit ruko. Jika sebelumnya manajemen PUD Pasar menyebut hanya mendapat kontribusi dari 57 unit ternyata mencapai 95 unit. (h01)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement