Breaking News
Memuat breaking news...

dr Faizal: Sampel Diduga Beracun Dikirim Ke BTKL-PP Untuk Diteliti

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 29 Oktober 2022 - 6.27 PM WIB
dr Faizal: Sampel Diduga Beracun Dikirim Ke BTKL-PP Untuk Diteliti
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MADINA (Waspada) - Perihal beberapa peristiwa adanya warga yang mengalami keracunan dan terpaksa dirawat di sejumlah Puskesmas dan Rumah Sakit usai makan sate jajanan keliling yang terjadi di Desa Tandikek Kecamatan Ranto Baek dan Desa Runding Kecamatan Panyabungan Barat, telah membuat heboh Masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Akibatnya, beberapa warga yang mengalami keracunan mengalami trauma mendalam apalagi para anak-anak yang sempat mengalami muntah dan mual.

Para korban yang dirawat di RSUD Panyabungan diduga mengalami keracunan makanan. Waspada.id/Ali Anhar Harahap

Terkait dengan kejadian tersebut, Kadis Kesehatan Madina dr. Faizal Situmorang kepada waspada.id, Sabtu, (29/10) mengatakan jika tim nya dan juga jajaran Dinkes Madina telah mengambil sampel bumbu racikan hingga sisa makanan sate warga untuk dikirim ke Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Medan untuk diteliti.

Turut juga dikirimkan sampel muntahan korban dan darah serta urine juga telah diambil untuk pemeriksaan lebih lanjut, dr. Faizal pun menerangkan dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dengan kedua peristiwa itu, hanya saja mereka mengalami mual, muntah hingga lemas dan butuh perawatan intensif," ungkapnya.

Lebih lanjut Faizal juga mengatakan hingga saat ini pihaknya belum memutuskan tindakan lebih lanjut terkait peristiwa ini sebelum keluar hasil laboratorium dari BTKL - PP Medan. Ia juga telah menghimbau dan mengintruksikan jajarannya, seperti Puskesmas, klinik dan bidan desa untuk meningkatkan kewaspadaan dini di wilayah kerja masing - masing.

"Kita tunggu saja dulu hasilnya, saya juga telah memberikan himbauan pada jajaran untuk turun langsung dengan memberikan sosialisasi serta pemahaman-pemahaman pada masyarakat," pungkasnya.

Untuk diketahui sebelumnya, Jum'at (28/10), belasan warga Desa Tandikek, Kecamatan Ranto Baek mengalami keracunan akibat makan jajanan sate keliling harus dirawat diklinik dan puskesmas di Kecamatan Ranto Baek. Kemudian dihari yang sama, Jumat sore giliran masyarakat Desa Runding Kecamatan Panyabungan Barat, puluhan warga dan juga anak-anak juga harus dilarikan ke RSUD Panyabungan diduga keracunan jajanan sate keliling sehingga mengakibatkan para korban mengalami mual dan muntah. (Cah)

Keterangan foto utama: Kadis Kesehatan Madina dr. Faizal Situmorang. Waspada.id/Doc

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement