Breaking News
Memuat breaking news...

Dr. H. Burhanuddin Harahap:  Kemuliaan Pengabdianmu Guru

Redaksi
Redaksi
Rabu, 22 November 2023 - 8.13 PM WIB
Dr. H. Burhanuddin Harahap:  Kemuliaan Pengabdianmu Guru
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN(Waspada ): Menyambut dan memeriahkan Hari Guru,pada 25 November Kepala MAN Serdangbedagai,

Dr.H.Burhanuddin Harahap MPd,yang juga Ketua PERTI Sumut menuliskan puisi berjudul Kemuliaan Pengabdianmu Guru. Puisi yang dikirimkan kepada Waspada,isinya menggambarkan hebatnya perjuangan para guru.

Berikut isi puisi karyanya.

Gemerlap cahaya indah

Menebar dimana mana

Menerangi kegelapan

Mencerahkan ilustrasi

Itulah dirimu yang selalu dingat dan diabadikan.

Engkau adalah pesona

Mulia pengabdian

Tanpa batas dan ruang

Menjelajah keseluruhan pelosok kehidupan manusia. Boleh jadi tanpa perjuangan mu kehidupan kami tidak bisa berlabuh dipermadani ke indahan dan kemuliaan.

Wahai hamba Allah yang terbaik guruku gurumu sungguh suaramu tatapanmu senyuman mu telah mengukir jalan jalan kesuksesan bagi kami dan bagimu.

Untaian kata untumu terimakasih guruku di hari ulang tahunmu ke 29 guru nasional Indonesia.

Akan aku lakukan nasehat nasehat mu untuk hidup ku dan bangsaku

Aku akan terus mendoakanmu agar engkau kuat dan kokoh dalam menjankan tugas mulia mu.

Engkau sering dihadapkan dengan perasaan yang kurang adil,engkau sering dihadapkan dengan perlakuan kekerasan dan tekanan tapi aku yakin engkau kuat dan pasti mampu melewati semua itu.

Guru ku sabarlah tabahlah semua nya akan berlalu yang pasti sang pencipta Allah SWT telah mengabadikan pengabdian mu.

Ilmu yang diajarkan mengalir padamu aku ucapkan padamu Amin..Amin..Amin sukses buat mu pemimpin ku dan guruku.

Wahai hamba sejati

Teruslah berjalan walau tertatih tatih.

Diujung sana banyak sekali menanti kehadiran mu yang tulus sepenuh hati. Engkau tidak pernah mati atas semua bakti, dan engkau pejuang sejati dalam menghadapi tantangan walaupun pilu hati yang tersakiti.

Guruku idaman hati

Yang selalu lekat di hati.

Sampai kapan pun enggak pasti bersemi dihati bahkan sampai mati. Biarkan waktu akan melabuhkan hati ku dan guruku bersemi diruang yang penuh pernak pernik permadani

Kebahagiaan yang hakiki

Dihadapan ilahi Robbi.

Oh guru ku aku tidak mampu lagi.Untuk mengukir untaian hati.Betapa indahnya baktimu yang paling putih aku cukup kan mengucapkan terimakasih.(m22)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement