Breaking News
Memuat breaking news...

Dua Penumpang Penyelundup 4 Kg Sabu Ke Lombok Digagalkan

Redaksi
Redaksi
Selasa, 11 April 2023 - 3.24 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

DELISERDANG (Waspada): Dua calon penumpang tujuan Lombok diamankan Satgas Interdiction Polda Sumut di Kualanamu International Airport (KNIA), Selasa (11/4) sekira pukul 10:00 karena diduga menyelundupkan narkotika. Selain kedua tersangkanya berinisial M,29 dan MR,39 petugas juga mengamankan 4 Kg diduga sabu.

Terkuaknya kasus penyelundupan barang terlarang ini, berkat kerja keras Satgas Interdiction Polda Sumut kerjasama aviation security (avsec) serta Bea Cukai Kualanamu.

Petugas yang menerima informasi dari masyarakat terkait akan adanya penyelundupan narkoba yang akan dibawa melalui KNIA melakukan siap siaga.

Saat kedua calon penumpang membawa koper masuk ke terminal sudah terlihat gerak-gerik yang mencurigakan. Tak ingin kehilangan buruannya, Satgas Interdiction Polda Sumut kerjasama avsec dan Bea Cukai langsung mengamankan kedua calon penumpang itu.

Hasilnya dalam pemeriksaan ditemukan 2 koper berisikan 16 bungkus plastik diduga narkotika jenis sabu seberat 4 Kg.

Di hadapan petugas, kedua tersangka mengakui perbuatannya. “Mau dibawa ke Lombok, tapi keburu ditangkap,” katanya.

Selanjutnya, kedua tersangka yang merupakan warga Aceh dengan dikawal ketat petugas dibawa ke Polda Sumut untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Terkait adanya penangkapan kedua calon penumpang dibenarkan Humas PT Angkasa Pura Aviasi (AVI) Yuliana Balqis. “Benar, tadi ada diamankan dua penumpang diduga membawa narkoba,dan kasusnya sudah diserahkan ke Polda Sumut,” jelasnya. (a13/C)

Kedua calon penumpang yang menyelundupkan 4 Kg sabu diamankan di KNIA.Waspada/Irianto

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement