Breaking News
Memuat breaking news...

Dukung Program Perlinsos, DPRD Medan Minta Petugas Proaktif dan Pastikan Seluruh Warga Terdata

Redaksi
Redaksi
Selasa, 21 Juli 2026 - 2.10 PM WIB
Dukung Program Perlinsos, DPRD Medan Minta Petugas Proaktif dan Pastikan Seluruh Warga Terdata
Bendahara Fraksi Nasdem DPRD Medan dr Faisal Arbie M.Biomed. Waspada.id/ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Bendahara Fraksi Nasdem DPRD Medan dr Faisal Arbie M.Biomed soroti pendistribusian bantuan sosial (Bansos) bagi warga miskin di Kota Medan yang saat ini belum tepat sasaran. Diharapkan, melalui program Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital yang dilakukan pemerintah saat ini, penerima Bansos kiranya benar benar jatuh kepada warga ekonomi paling rendah.

"Program Perlinsos ini sangat kita dukung, dan cukup bagus. Tetapi jangan lah pendataan ini nantinya hanya memberi harapan palsu kepada rakyat miskin," ujarnya kepada wartawan, Selasa (21/7) menyikapi pendataan ulang warga yang layak penerima bantuan lewat Perlinsos Digital.

Faisal pun mengaku, selalu menerima banyak keluhan terkait warga miskin tidak pernah menerima bantuan. "Artinya penyaluran tidak tepat sasaran. Maka kesannya bantuan sia sia bukannya membantu rakyat kecil," ujarnya.

Untuk itu, mengingatkan petugas melakukan pendataan Perlinsos supaya proaktif mendata yang sebenarnya. "Kepling harus terlibat, yang layak katakan layak. Bantu warga susah agar terhindar dari kesusahan," tandas Faisal.

Begitu juga kepada seluruh masyarakat agar koperatif melayani petugas yang mendata. "Jujur dan transparan sehingga ke depan bansos kepada yang berhak bukan karena kedekatan dengan petugas atau pejabat," pungkasnya.

Ditambahkan Faisal Arbie, mengingat Perlinsos menggunakan aplikasi dan perangkat digital dalam menginput data. Sementara target masyarakat menengah kebawah bahkan ada yang gagap teknologi. Sehingga sistem ini juga akan membutuhkan waktu dan proses yang cukup panjang.

"Jangan sampai membuat masyarakat menunggu lama. Apalagi, terkesan hanya diberikan harapan palsu, padahal kenyataan nya, pendataan belum rampung di buat," ungkap Faisal.

Sebagaimana diketahui Perlinsos adalah program dari pemerintah buat melindungi masyarakat miskin, rentan, dan yang kena musibah. Tujuannya biar kebutuhan dasar terpenuhi dan nggak makin jatuh miskin.

Untuk pendataan melalui program Perlinsos tersebut telah banyak melibatkan lembaga seperti Kementerian Sosial, Disdukcapil, PLN, Samsat, DTSEN, BPJS Kesehatan, BKN dan BPN/ATR. Sehingga data data warga akan tetkoneksi ke beberapa lembaga di atas. (wsp.id)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement