Breaking News
Memuat breaking news...

Enam Bulan Berbenah, RSUD Sibuhuan Raih Akreditasi Bintang Empat

Redaksi
Redaksi
Selasa, 16 Januari 2024 - 5.36 PM WIB
Enam Bulan Berbenah, RSUD Sibuhuan Raih Akreditasi Bintang Empat
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

SIBUHUAN (Waspada): Setelah enam bulan bekerja keras berbenah, akhirnya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sibuhuan Kabupaten Padang Lawas (Palas) berhasil meraih akreditasi bintang empat.

Menurut dr. Affandi Siregar, Selasa (16/1), setelah ia dipercayakan sebagai Direktur RSUD Sibuhuan enam bulan lalu, ia bersama seluruh petugas dan tim medis RSUD Sibuhuan terus bekerja keras untuk berbenah.

Termasuk membenahi sarana dan prasarana kesehatan, pelayanan kesehatan serta fasilitas pendukung pelayanan lainnya.

Bahkan kata dr. Afandi yang juga ketua IDI Padang Lawas ini, ia terpaksa dengan sabar menyadarkan para petugas untuk lebih disiplin, sehingga pelayanan bisa semakin baik.

Dalam meningkatkan disiplin pegawai dan para petugas medis wajib apel, yang bertugas pagi, siang dan yang bertugas malam.

Di samping mempersiapkan fasilitas pendukung dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, diantaranya mempersiapkan ruang IGD yang dilengkapi laboratorium, selain dioperasikannya poli kejiwaan.

Sebelumnya, RSUD Sibuhuan masih akreditasi tingkat perdana, bintang satu. "Tetapi setelah dilakukan pembenahan, baik dalam hal administrasi dan manajemen, juga meningkatkan pelayanan kesehatan, akhirnya bisa berhasil meraih akreditasi tingkat utama, bintang empat," katanya.

Sementara Plt. Kadis Kesehatan Kabupaten Padang Lawas, Amelia Roitona Nasution, SKM, M.Kes membenarkan RSUD Sibuhuan telah berhasil meraih akreditasi, Utama atau bintang empat dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). (a30)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement