Breaking News
Memuat breaking news...

Etnis Karo PSBD Asahan, Warisan Budaya Dan Persatuan

Redaksi
Redaksi
Kamis, 16 Oktober 2025 - 7.27 PM WIB
Etnis Karo PSBD Asahan, Warisan Budaya Dan Persatuan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

KISARAN (Waspada.id): Pagelaran Seni dan Budaya Daerah (PSBD) ke-6 Kab Asahan kembali menjadi ajang mempererat persatuan dalam keberagaman. Salah satu etnis yang turut menampilkan kekayaan tradisinya adalah Etnis Karo, dengan ragam kesenian dan budaya yang mencerminkan semangat, jati diri, serta nilai luhur masyarakatnya, Rabu (15/10) malam.

Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kab Karo, Honest Karo-Karo, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Asahan atas kesempatan yang diberikan kepada Etnis Karo untuk berpartisipasi dalam kegiatan PSBD tahun ini.

“Kami berterima kasih kepada Pemkab Asahan karena memberi ruang bagi etnis Karo untuk menunjukkan eksistensi budaya kami. Ini merupakan wujud nyata pelestarian budaya serta penguatan karakter bangsa melalui kearifan lokal,” ujar Honest.

Ia menegaskan, kegiatan seperti PSBD memiliki nilai penting dalam memperkenalkan kekayaan budaya antar-etnis di Sumatera Utara. Karena itu, ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut di masa mendatang.

Honest juga menegaskan bahwa masyarakat Karo dikenal sebagai pejuang tangguh, dan ia yakin warga Karo yang bermukim di Asahan mampu berkontribusi positif untuk kemajuan daerah tersebut.

“Kami ingin budaya Karo semakin dikenal luas, dan melalui kolaborasi lintas budaya seperti ini, kita dapat bersama-sama membangun Sumatera Utara menjadi lebih baik,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Asahan, Rianto, menyampaikan apresiasi kepada Etnis Karo atas partisipasinya dalam PSBD Asahan ke-6. Ia menyebut, seni dan budaya Karo merupakan salah satu kekayaan budaya yang memperkaya identitas Kab Asahan.

Ia menegaskan, meski masyarakat Asahan terdiri dari berbagai suku dan etnis, namun semua memiliki semangat yang sama dalam persatuan, berbeda-beda tetapi tetap satu.

“Seni budaya Karo adalah bagian dari mozaik kebudayaan Asahan. Saya berharap seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, dapat terus melestarikan budaya ini sebagai bagian dari jati diri bangsa,” ujar Rianto.

Pemerintah Kabupaten Asahan juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh etnis, termasuk Etnis Karo, yang telah berpartisipasi dan turut memperkaya ragam penampilan dalam PSBD ke-6, salah satunya tarian roti manis. Pagelaran tersebut tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga ruang edukasi bagi masyarakat untuk mengenal, menghargai, dan mencintai warisan budaya bangsa. (id40)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement