Breaking News
Memuat breaking news...

Fahmil Putri Aceh Juara 1: Dua Tahun Air Mata Latihan Terbayar Tunai di Panggung MTQ Nasional

Redaksi
Redaksi
Jumat, 18 September 2026 - 2.39 PM WIB
Fahmil Putri Aceh Juara 1: Dua Tahun Air Mata Latihan Terbayar Tunai di Panggung MTQ Nasional
Setelah berhasil tampil sebagai juara 1 Nasional pada MTQN XXXI Semarang, Azka Dara Maulidya, Kayyisa Farras, dan Izza Mushviya foto bersama dengan Waled Dr. Misran Fuadi dan isterinya. Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

Gemuruh takbir dan isak tangis bahagia seketika pecah di dalam Auditorium Kampus 3 UIN Walisongo Semarang, Jumat (18/9/2026). Di atas panggung utama, tiga remaja putri berbalut busana khas Aceh tampak saling berpelukan erat. Air mata mereka tumpah, melarutkan segala ketegangan yang sempat mencengkeram ruang perlombaan selama berjam-jam.


Hari itu, sejarah baru resmi ditulis. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, regu Fahmil Qur’an Putri Aceh keluar sebagai Juara Pertama di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI 2026.

Tampil di bawah bendera Grup A, trio srikandi Aceh yang diperkuat oleh Azka Dara Maulidya, Kayyisa Farras, dan Izza Mushviya tampil begitu perkasa. Mereka menyudahi perlawanan sengit rival-rival beratnya di babak final dengan torehan fantastis: 1.505 poin. Angka ini meletakkan Aceh jauh di atas Kalimantan Timur (1.290 poin), Jawa Tengah (1.170 poin), dan Jawa Timur (835 poin).



Buah Manis Konsistensi Dua Tahun


Keberhasilan ini bukanlah sebuah kebetulan yang datang dalam semalam. Di balik senyum kemenangan Azka, Kayyisa, dan Izza, ada lembaran-lembaran cerita tentang konsistensi, pengorbanan, dan waktu bermain yang terpangkas sejak bangku sekolah.

"Perjuangan kami bersama ini sudah dua tahun, sejak dari sekolah sampai bisa berada di sini," ungkap Azka Dara Maulidya dengan suara bergetar menahan haru.

Bagi mereka, menghafal, memahami ayat, dan mengasah ketepatan menjawab soal Fahmil Qur'an adalah makanan sehari-hari selama 24 bulan terakhir. Ini adalah debut pertama mereka di panggung MTQ Nasional, sebuah panggung yang kerap membuat mental peserta pemula ciut.

Namun, di bawah bimbingan para pelatih dan dukungan tanpa henti dari masyarakat Serambi Mekkah, ketiganya mampu menjaga fokus dan ketenangan.

Grafik performa mereka pun terus meroket sepanjang turnamen. Dimulai dari babak penyisihan dengan koleksi 1.260 poin, mereka melesat di semifinal dengan 1.400 poin—momen krusial yang membawa Fahmil Qur'an Putri Aceh menembus partai puncak untuk pertama kalinya dalam sejarah—hingga akhirnya mencetak rekor tertinggi 1.505 poin di babak final.



Kebanggaan yang Menggetarkan Tanah Rencong


Ketua Kafilah Aceh sekaligus Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Dr. Misran Fuadi, S.Ag., M.AP., tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya saat menyaksikan anak-anak asuhnya mengangkat trofi kemenangan. Bagi Misran, apa yang ditunjukkan oleh Azka dan kawan-kawan adalah teladan nyata tentang arti sebuah kerja keras.

“Alhamdulillah, kita sangat bersyukur dan bangga. Anak-anak sudah berjuang luar biasa sejak penyisihan hingga final. Ini sejarah bagi Aceh," ujar Misran penuh emosional. Beliau berharap pencapaian ini bisa menjadi pemantik semangat bagi generasi muda Aceh untuk terus mencintai dan mendalami Al-Qur'an.

Ketika lampu panggung Auditorium UIN Walisongo mulai meredup dan penonton satu per satu meninggalkan ruangan, riuh kemenangan itu akan tetap bergema. Azka, Kayyisa, dan Izza tidak hanya pulang membawa piala; mereka pulang ke Tanah Rencong sebagai pahlawan yang membuktikan bahwa kerja keras yang dirawat selama dua tahun, tidak akan pernah mengkhianati hasil. (Maimun Asnawi, S.HI.,M.Kom.I/WASPADA.id)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement