Fasilitas SMPN 39 Medan Minim, Pemko Medan Diminta Beri Perhatian SeriusFasilitas SMPN 39 Medan Minim, Pemko Medan Diminta Beri Perhatian Serius

MEDAN (Waspada.id): Komisi II DPRD Kota Medan menyoroti kondisi ruang kelas dan minimnya fasilitas pendidikan di UPT SMP Negeri 39 Medan, di Jalan Young Panah Hijau Gang Tambak Link IX, Kelurahan Labuhan Deli, Kecamatan Medan Marelan.
"Dari hasil peninjauan dan aspirasi yang diterima dari masyarakat, kondisi sejumlah ruang belajar serta fasilitas penunjang di sekolah tersebut masih memerlukan pembenahan," ujar Anggota Komisi II DPRD Medan, Tia Ayu Anggraini, Rabu (5/8).
Menurut Tia, sekolah negeri yang telah berdiri sejak 1994 itu dan berakreditasi A harus menjadi perharian serius Pemko Medan. Karena kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh tenaga pendidik, tetapi juga didukung oleh kondisi bangunan sekolah, ruang kelas yang layak, fasilitas sanitasi, serta sarana penunjang pembelajaran lainnya.
"Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Jangan sampai anak-anak kita harus belajar dengan fasilitas yang minim. Pemko Medan harus menjadikan pembenahan sarana pendidikan sebagai prioritas, termasuk di SMP Negeri 39 Medan," ucapnya.
Ia meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait segera melakukan pendataan dan evaluasi terhadap kebutuhan sekolah, sehingga perbaikan dapat dimasukkan dalam program pembangunan dan penganggaran daerah.
"Anak-anak berhak memperoleh lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan layak. Jangan sampai keterbatasan fasilitas justru menghambat semangat mereka untuk belajar dan meraih prestasi," katanya.
Sebagai anggota Komisi II DPRD Kota Medan, Tia menegaskan pihaknya akan terus mengawal sektor pendidikan agar pemerataan pembangunan tidak hanya terpusat di kawasan tertentu, tetapi juga menyentuh sekolah-sekolah yang berada di wilayah Medan Utara.
Ia berharap PemKo Medan segera memberikan perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur pendidikan di SMP Negeri 39 Medan, mulai dari perbaikan ruang kelas hingga penyediaan fasilitas pendukung pembelajaran yang memadai.
"Harapan kami sederhana, seluruh siswa di Kota Medan, termasuk di Medan Marelan, mendapatkan hak yang sama untuk belajar di sekolah dengan fasilitas yang layak. Pendidikan yang berkualitas harus dimulai dari tersedianya sarana dan prasarana yang memadai," tuturnya. (Id141)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda