Breaking News
Memuat breaking news...

Filosopi Penyu Bawa Yohan Purnomo Juarai Colour4Life Asia Pasifik, Raih Hadiah ke Jerman

Redaksi
Redaksi
Kamis, 23 April 2026 - 2.33 PM WIB
Filosopi  Penyu Bawa Yohan Purnomo Juarai Colour4Life Asia Pasifik, Raih Hadiah ke Jerman
Filosofi penyu karya seniman asal Malang, Yohan Purnomo yang sukses meraih juara utama Kompetisi Seni Internasional Colour4Life Asia Pacific 2025/2026 yang diselenggarakan Faber-Castell.
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada.id): Seniman asal Malang, Yohan Purnomo, meraih juara utama Kompetisi Seni Internasional Colour4Life Asia Pacific 2025/2026 yang diselenggarakan Faber-Castell. Penghargaan diserahkan dalam seremoni di Pabrik Marker Faber-Castell, Kawasan Industri MM2100, Cibitung, Senin (20/4/2026).

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Managing Director PT Faber-Castell International Indonesia, Yandramin Halim, dan disaksikan Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Ralf Beste.

Kompetisi Colour4Life merupakan program regional Faber-Castell Asia Pasifik yang bertujuan mendorong kreativitas sekaligus mengangkat isu global seperti lingkungan, keberagaman budaya, dan tanggung jawab sosial.

Pada edisi 2025/2026, kompetisi ini diikuti lebih dari 6.693 peserta dari 10 negara Asia Pasifik. Selain menjadi ajang kompetisi, program ini juga menjadi wadah kolaborasi kreatif lintas negara.

Yohan terpilih sebagai pemenang setelah melalui seleksi ketat, mengungguli peserta dari sembilan negara di kawasan Asia Pasifik. Ia memenangkan kompetisi lewat karya berjudul “Shell of Cosmos”, yang mengangkat tema penyu dengan pendekatan visual yang memadukan pesan keberlanjutan lingkungan dan nilai budaya.

Yohan menjelaskan karyanya terinspirasi dari filosofi penyu yang selalu kembali ke tempat asalnya. Ia menggabungkan berbagai motif budaya Indonesia seperti batik Jawa, ornamen Bali, dan motif Kalimantan sebagai simbol keberagaman yang tetap bersatu.

Sebagai pemenang utama, Yohan berhak mengunjungi kantor pusat Faber-Castell di Stein, Jerman, bersama satu orang pendamping, serta menerima sejumlah hadiah lainnya.

Managing Director PT Faber-Castell International Indonesia, Yandramin Halim, mengatakan capaian tersebut menunjukkan daya saing seniman Indonesia di tingkat global.

“Keberhasilan ini mencerminkan potensi besar seniman Indonesia dalam menyampaikan pesan penting melalui karya seni, sekaligus membuktikan bahwa kreativitas lokal mampu bersaing di level internasional,” ujarnya.

Faber-Castell International Indonesia berharap kegiatan ini dapat terus mendukung perkembangan industri kreatif nasional serta membuka peluang bagi talenta lokal untuk tampil di panggung internasional.(id11)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement