Breaking News
Memuat breaking news...

FP UNA Sosialisasi Budikdamber 

Redaksi
Redaksi
Rabu, 31 Juli 2024 - 8.17 PM WIB
FP UNA Sosialisasi Budikdamber 
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

KISARAN (Waspada): Mahasiswa KKNT Fakultas Pertanian Universitas Asahan (FP UNA) sosialisasikan Budidaya Ikan Dalam Ember (Budikdamber) dalam menuju pertanian berkelanjutan dan peningkatan perekonomian masyarakat.

Dosen Pembimbing Lapangan KKNT FP UNA Juliwati Batubara, SPi, MSi, saat berbincang dengan Waspada.id, Rabu (31/7), menerangkan bahwa Sosialisasi Budikdamber ini dipusatkan di Aula Pasar Lembu, Kec Airjoman, Kab Asahan, dengan peserta ibu PKK dan masyarakat, pada Jumat (28/6) lalu. Kegiatan ini  dilakukan untuk memanfaatkan lahan kosong yang sempit dengan tujuan agar masyarakat  bisa memahami bagaimana melakukan Budikdamber yang menghasilkan nilai ekonomi.

"Kegiatan ini mengangkat tema Menuju Pertanian Berkelanjutan. Program kerja utama yang menjadi prioritas adalah pemanfaatan lahan pekarangan untuk meningkatkan ketahanan pangan melalui kegiatan Budikdamber," jelas Juliwati, yang juga jadi pembicara dalam Sosialisasi Budikdamber.

Menurut Juliwati, munculnya Budikdamber ini pada masa pandemi Covid-19, masyarakat diminta tetap di rumah, sehingga muncul ide membudidaya ikan di dalam ember yang bisa menghasilkan ikan dan sayuran di dalam ember.

“Budikdamber ini tentu sangat bermanfaat bila dilakukan oleh masyarakat, dalam mempergunakan lahan pekarangan sempit di rumah,” jelas Juliwati.

Kepala Desa Pasar Lembu Kasmiyadi, mengapresiasi kegiatan tersebut, dan berharap kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat, dalam pemanfaatan lahan pekarangan rumah.

"Dengan demikian masyarakat bisa mengisi kegiatan, dan tentunya bisa menambah pendapatan ekonomi keluarga," jelas Kasmiyadi.

Sedangkan Ketua Kelompok KKNT FP UNA Adam Ferdiansyah menjelaskan kegiatan Budikdamber, sebanyak tujuh mahasiswa terlibat dalam kegiatan Sosialisasi Budikdamber ini, dengan demikian pihaknya bisa membantu langsung masyarakat dalam praktik, sehingga bukan saja sekedar teori.

"Budikdamber secara tidak langsung memberikan pendidikan kepada masyarakat, dalam pemanfaatan pekarangan rumah yang sempit. Bila dilakukan dengan baik, tentunya bisa menjadikan tambahan sumber ekonomi yang berkelanjutan," jelas Ferdiansyah. (a02/a19/a20

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement