Breaking News
Memuat breaking news...

Gawat, Sungai Batangnatal Hancur

Redaksi
Redaksi
Senin, 13 Maret 2023 - 6.57 AM WIB
Gawat, Sungai Batangnatal Hancur
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MADINA (Waspada): Diduga akibat pertambangan emas, Sungai Batangnatal rusak parah, tercemar dan mengancam kemaslahatan masyarakat.

Pantauan waspada.id dan beritasore.co.id di sejumlah kawasan Pantai Barat Madina, Minggu (12/3), terlihat Sungai Batangnatal mencengangkan, mengejutkan, sekaligus menyedihkan.

Dari bantaran Sungai Batangnatal terlihat air sungai sangat keruh sampai ke laut. Masyarakat di kawasan bantaran Sungai Batangnatal mulai dari Muarasoma mengalami kesusahan air bersih dan harus memakai air pegunungan.

"Anggo inda adong udan (kalau tidak ada hujan), logo (kemarau), betul-betul masyarakat kesulitan air bersih," ujar Hasibuan, salah seorang warga Pantai Barat.

Terlihat, aktivitas pertambangan emas di sungai Batangnatal memakai beberapa mesin dompeng dan sejumlah pinggir sungai melakukan aktivitas pertambangan memakai alat berat.

Yance Royce Lubis, salah seorang warga Pantai Barat Madina mengungkapkan, aktivitas pertambangan di sekitar bantaran Sungai Batangnatal sudah berlangsung bertahun-tahun.

Aktivis lingkungan, Dewi Budiati Teruna Jasa Said, terkejut melihat kondisi Sungai Batangnatal yang sangat menyedihkan.

"Ya Allah, sungai ini dirusak akibat pertambangan tak memikirkan masyarakat. Kemaslahatan masyarakat sedang dalam ancaman. Kita minta pemerintah segera bertindak," ujar Dewi Budiati. (irh)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement