Breaking News
Memuat breaking news...

Generasi Milenial Dan Z Bukan Sekadar Objek, Tapi Juga Aktor Sejarah

Redaksi
Redaksi
Rabu, 25 Oktober 2023 - 11.47 AM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada): Anggota DPR RI Willy Aditya memandang kaum muda, khususnya generasi milenial dan generasi Z bukan sekadar objek, melainkan juga sebagai aktor sejarah. Karena itu, Willy mendorong hadirnya ruang partisipasi bagi dua generasi yang memiliki populasi terbesar sebagai pemilih hingga 54 persen pada Pemilihan Umum (Pemilus) 2024 mendatang.

“Kalau menurut saya hal yang paling penting tidak hanya memandang mereka sebagai objek, bukan hanya sebagai pemilih. Bagi saya memandang generasi milenial dan generasi Z ini, anak-anak muda sebagai aktor sejarah,” ujar Willy dalam acara Dialektika Demokrasi dengan tema ‘Membedah Partisipasi Milenial Dalam Pemilu 2024’ di Gedung Nusantara III, Senayan, DPR RI, Jakarta, Selasa. (24/10/2023).

Willy menilai bahwa adalah suatu kerugian dan pengingkaran sejarah jika memandang kaum muda ini hanya sekadar pemilih (voters). Pasalnya, menurutnya, Republik Indonesia ini selalu digerakkan oleh anak-anak muda. Sehingga perlu ruang bagi kaum muda untuk diberikan seluas dan selebar-lebarnya.

“Maka paling penting bagi siapa pun yang bertanding, entah itu partai politik, pasangan capres- cawapres (calon presiden- calon wakil presiden), memformulasikan metodologi-metodologi, ruang-ruang, bagaimana melibatkan mereka secara kelompok profesi, pendidikan, untuk berdialog bersama,” imbuh Politisi Fraksi Partai NasDem ini.

Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI ini pun melihat saat ini kaum muda aktif berpartisipasi berpendapat mengenai konsen-konsennya. Seperti, mengenai lapangan pekerjaan, isu lingkungan dan kekerasan seksual yang beberapa waktu lalu juga telah disahkan oleh DPR RI.

“Jadi konteksnya jangan hanya memandang mereka sebagai angka-angka yang memenuhi TPS. Jangan. Mari bersama-sama entah itu partai politik, entah itu kandidat capres-cawapres, entah itu media, entah itu platform-platform, secara bersama-sama kita untuk kemudian membuat ruang-ruang menyusun agenda bersama. Itulah kekuatan kita sebagai sebuah bangsa untuk kemudian ini bisa menjadi satu hal yang lebih maju,” tandasnya

Willy Aditya menegaskan bahwa generasi milenial menjadi faktor penentu hasil Pemilu di tahun 2024 mendatang. (J05)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement