Breaking News
Memuat breaking news...

Gereja Advent Konferens Jakarta Luncurkan Transformasi Digital Berbasis AI

Redaksi
Redaksi
Selasa, 14 Mei 2024 - 8.12 PM WIB
Gereja Advent Konferens Jakarta Luncurkan Transformasi Digital Berbasis AI
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada):Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Konferens DKI Jakarta berkolaborasi dengan Kreats Inovasi Teknologi untuk meluncurkan inisiatif transformasi digital. Langkah ini diharapkan mampu memberikan pengalaman beribadah yang lebih personal, efisien, dan relevan dengan gaya hidup masyarakat digital masa kini.

Pra peluncuran dilakukan Jumat (10/5/2024) di kantor GMAHK Konferens DKI Jakarta. Direktur Komunikasi Konferens DKI Jakarta, Pdt. Dr. Ronie Panambunan, M.Fil., menjelaskan bahwa gereja telah mengimplementasikan teknologi AI generatif untuk mendukung layanan komunikasi sepanjang waktu.

"Jemaat dapat memperoleh informasi keagamaan, bimbingan spiritual, dan dukungan administratif di mana saja dan kapan saja. Selain itu, gereja juga memperkuat kehadiran di media sosial dan website interaktif untuk mempermudah umat dalam mengakses informasi," kata Ronie Panambunan.

“Kami ingin memastikan bahwa umat tetap terhubung dengan gereja melalui teknologi yang kami sediakan. Dengan AI generatif, kami dapat memberikan layanan yang lebih personal dan sesuai dengan kebutuhan jemaat. Ini pula adalah gebrakan pertama di dunia dalam organisasi GMAHK,"sambungnya.

Ketua Konferens DKI Jakarta, Pdt. Dr. Poltak Sihombing, M.Fil., menambahkan bahwa inisiatif ini adalah investasi jangka panjang yang akan meningkatkan kualitas layanan gereja.

“Gaya hidup masyarakat telah berubah menjadi masyarakat digital. Gereja harus beradaptasi dengan menyediakan layanan yang inovatif dan relevan,” kata Pdt. Sihombing.

CEO Kreats, Timothy Dillan, B.Sc (Hons), M.Kom., menyatakan bahwa transformasi digital ini akan memberikan dampak positif bagi hubungan antara gereja dan jemaat. Dengan pendekatan berbasis teknologi, gereja dapat memberikan layanan yang lebih optimal, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan umat.

“Teknologi dan kecerdasan buatan memungkinkan gereja memberikan pengalaman beribadah yang lebih baik bagi jemaat, menjadikan mereka tetap terhubung dan terlayani dengan baik. Dalam hal ini, Konferens DKI Jakarta adalah organisasi keagamaan yang pertama mengimplementasikannya,” ungkap Dillan.

Inisiatif transformasi digital ini meliputi pengembangan aplikasi mobile dan digitalisasi layanan administratif. Gereja ingin memastikan bahwa umat dapat dengan mudah mengakses informasi dan dukungan keagamaan melalui perangkat mereka. Dengan begitu, gereja berharap dapat membangun hubungan yang lebih erat dan inklusif dengan jemaatnya.

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement