Breaking News
Memuat breaking news...

Gudang Diduga Oli Bekas Terbakar Di Deliserdang

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 8 April 2023 - 10.40 PM WIB
Gudang Diduga Oli Bekas Terbakar Di Deliserdang
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

DELISERDANG (Waspada): Gudang diduga tempat oli bekas, di Dusun VI Batang Jambu, Desa Sidodadi Kecamatan Batangkuis, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (8/4) sore ludes terbakar.

Sedikitnya 3 unit mobil Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan dari Kabupaten Deliserdang diterjunkan ke lokasi kejadian.

Informasi yang dihimpun Waspada, Sabtu (8/4) malam bahwa kejadian kebakaran yang diduga sebagai tempat penimbunan minyak oli bekas, diketahui sekitar pukul 15.35 WIB dengan kondisi api sudah melebar dan mengeluarkan asap hitam di lokasi kebakaran. Kemudian sekitar pukul 16.00 WIB sebanyak 3 unit mobil pemadam kebakaran berada di lokasi kebakaran untuk memadamkan api.

Kapolsek Batangkuis AKP Syahrizal membenarkan adanya peristiwa kebakaran. Katanya, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut dan saat ini masih dalam evakuasi pemadaman kebakaran.

Sementara Kepala Dinas (Kadis) Damkar dan Penyelamatan Deliserdang, Kurnia Boloni Sinaga, SSTP, menyebutkan ada sebanyak 3 mobil yang dikerahkan untuk memadamkan api. "Unit yang berangkat ke lokasi unit 03 Pos Batang Kuis, unit 09 Pos Lubukpakam dan unit 08 Pos Percut Sei Tuan," katanya. (a16/a01)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement