Breaking News
Memuat breaking news...

Gunungsitoli Susun Rencana Penanggulangan Bencana 2025–2029

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 17 Oktober 2026 - 3.58 PM WIB
Gunungsitoli Susun Rencana Penanggulangan Bencana 2025–2029
Sekda Kota Gunungsitoli membuka pelaksanaan Konsultasi Publik Penyusunan Dokumen Rencana Penanggulangan Bencana Tahun 2025–2029 di Ruang Rapat II Lantai 2 Kantor Wali Kota Gunungsitoli, Jumat (16/10). (Waspada.id/ist)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

GUNUNGSITOLI (Waspada.id): Perencanaan penanggulangan bencana yang terarah dan terintegrasi menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan daerah, mengurangi risiko bencana, serta melindungi masyarakat.

Untuk mendukung upaya tersebut, Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyelenggarakan Konsultasi Publik Penyusunan Dokumen Rencana Penanggulangan Bencana Kota Gunungsitoli Tahun 2025–2029 di Ruang Rapat II Lantai 2 Kantor Wali Kota Gunungsitoli, Jumat (16/10).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, Andhika Perdana Laoly, S.STP., M.Si., CGCAE. Dalam arahannya, Sekda menegaskan bahwa konsultasi publik merupakan tahapan penting untuk menghimpun aspirasi, masukan, dan pandangan dari berbagai pemangku kepentingan guna menyempurnakan dokumen perencanaan penanggulangan bencana.

Gunungsitoli Susun Rencana Penanggulangan Bencana 2025–2029

Sekda mengajak perangkat daerah, pihak kecamatan, organisasi, dan pemangku kepentingan terkait untuk mengidentifikasi serta menyepakati isu-isu prioritas kebencanaan yang kerap terjadi di tengah masyarakat. Selain itu, ia menekankan pentingnya memperjelas tugas dan fungsi masing-masing pihak agar upaya penanggulangan bencana dapat dilaksanakan secara terkoordinasi sesuai dengan kewenangannya.

Menurut Andhika P. Laoly, dokumen yang disusun harus menjadi acuan bersama dalam pelaksanaan penanggulangan bencana. Oleh karena itu, aspirasi masyarakat perlu dicatat, ditelaah, dan ditindaklanjuti secara tepat agar perencanaan yang dihasilkan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan daerah.

Penyusunan dokumen tersebut mencakup empat fokus utama, yaitu Kajian Risiko Bencana, Rencana Penanggulangan Bencana, Rencana Kontinjensi, dan Rencana Aksi Daerah.

Keempat fokus tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung perencanaan penanggulangan bencana yang komprehensif serta memperjelas langkah-langkah yang perlu dilakukan oleh pihak terkait dalam menghadapi potensi bencana.

Gunungsitoli Susun Rencana Penanggulangan Bencana 2025–2029

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh konsultan tim penyusun PRB dari PT DRR Indonesia, Revanche Jefrizal, yang membahas penyusunan dokumen perencanaan penanggulangan bencana serta pentingnya koordinasi lintas sektor dalam mewujudkan perencanaan yang terarah dan berkelanjutan.

Melalui konsultasi publik ini, Pemerintah Kota Gunungsitoli berharap terbangun kesepahaman dan komitmen bersama dalam menghasilkan dokumen perencanaan penanggulangan bencana yang komprehensif, terintegrasi, dan sesuai dengan karakteristik wilayah. Dengan koordinasi lintas sektor yang semakin baik, dokumen tersebut diharapkan menjadi landasan bagi pelaksanaan penanggulangan bencana yang lebih terarah, sekaligus mendukung upaya perlindungan masyarakat dan pembangunan daerah yang tangguh terhadap bencana.

Turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Gunungsitoli, Drs. Arham Dusky Hia, M.Si.; Kepala Pelaksana BPBD Kota Gunungsitoli, Adiman Perwira Harefa, S.Th., M.Si., beserta jajaran; perwakilan kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Gunungsitoli; serta pemangku kepentingan terkait. (id59)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement