Guru SMA Nurul 'Ilmi P.Sidimpuan Unjuk Kemampuan Lewat Lomba Karya Pembelajaran Mendalam

P.SIDIMPUAN (Waspada.id): Guru Sekolah Menengah Atas (SMA) Swasta Nurul 'Ilmi Padangsidimpuan tampilkan berbagai karya dan metode pembelajaran berbagai disiplin ilmu pengetahuan melalui lomba Karya Pembelajaran Mendalam TP 2026/2027, Sabtu (26/9/2026).
Lomba karya pembelajaran mendalam yang digelar di GOR SMA Swasta Nurul 'Ilmi dan dibuka Kepala Divisi Pendidikan SMAS Nurul ‘Ilmi Padangsidimpuan, Budi Suherman, S.S, M.Pd ini di warnai dengan penampilan talenta siswa seperti seni tarik suara dan Story Talling yang disaksikan siswa kelas X dan seluruh guru SMAS Nurul ‘Ilmi.
Budi Suherman, S.S, M.Pd dalam sambutannya mengatakan YPI BM Muda Nurul ‘Ilmi dengan sekolah binaannya SDIT, SMP dan SMA Nurul ‘Ilmi terus berupaya melakukan peningkatan mutu pendidikan untuk mengantarkan siswa mencapai cita cita dan mimpinya.
"Pada momen luar biasa hari ini, Bapak Ibu Guru menunjukkan semangat dan perjuangan dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran sehingga siswa dapat mengikuti proses pembelajaran secara optimal dalam konsep pembelajaran mendalam," ucapnya.

Kepala Divisi Pendidikan SMAS Nurul ‘Ilmi Padangsidimpuan, Budi Suherman, S.S di dampingi Kepala SMA Nurul ‘Ilmi, Elfira Rosa Nasution, S.Pd saat mengunjungi salah satu stand lomba karya pembelajaran mendalam, Sabtu (26/9/2026). Waspada.id/Mohot Lubis
Menurutnya, jika mutu proses pembelajaran terus meningkat maka akan mengantarkan siswa mencapai impiannya. Hal ini sesuai dengan visi dan misi Yayasan serta tema sentral rapak kerja terkait pembelajran mendalam.
"Peningkatan mutu pembelajaran adalah menghidupkan proses pembelajaran sesuai dengan pembelajaran mendalam yaitu; berkesadaran, bermakna dan menggembirakan," ujar Budi Suherman.
Kepala SMA Swasta Nurul ‘Ilmi P.Sidimpuan, Elfira Rosa Nasution, S.Pd menuturkan bahwa tema lomba karya pembelajaran mendalam yakni "Berkarya, Berkolaborasi, dan Berinovasi melalui Pembelajaran Mendalam untuk Mewujudkan Generasi Berkarakter dan Unggul" memiliki makna yang sangat mendalam.
Mengabdi dengan karya, ungkapnya menunjukkan bahwa pengabdian seorang guru tidak hanya diwujudkan melalui kehadiran di kelas, tapi juga melalui karya nyata yang memberi manfaat bagi siswa.
Sedangkan menginspirasi dengan inovasi menggambarkan seorang guru tidak berhenti pada cara -cara pembelajaran yang sudah biasa dilakukan. "Guru terus belajar, mencoba, berkereasi, dan menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menarik, relevan sesuai dengan kebutuhan siswa," ujar Elfira Rosa.
Melalui gelar karya tersebut, lanjut Kepala SMAS Nurul 'Ilmi, masing-masing guru menampilkan inovasi pembelajaran yang telah dikembangkan berupa media pembelajaran, model atau strategi pembelajaran, pemanfaatan teknologi, permainan edukatif dan pembelajaran berbasis proyek maupun bentuk kreatifitas lainnya.
"Satu karya yang kita buat, mungkin terlihat sederhana, tapi bagi seorang siswa, karya tersebut dapat menjadi pengalaman belajar yang berkesan, bahkan dapat mengubah cara mereka memahami sesuatu," tuturnya.
Menurutnya, pembelajaran mendalam bukan sekedar membuat pembelajaran lebih menarik, namun yang lebih adalah bagaimana pembelajaran tersebut dapat membuat siswa memahami apa yang mereka pelajari.
Kemudian dapat mendorong siswa mampu menghubungkannya dengan kehidupan nyata, mampu berpikir kritis dankreatif, mampu bekerjasama, serta mampu melakukan refleksi terhadap proses belajarnya.

Kepala Divisi Pendidikan SMAS Nurul ‘Ilmi Padangsidimpuan, Budi Suherman, S.S dan Kepala SMA Swasta Nurul ‘Ilmi P.Sidimpuan, Elfira Rosa Nasution, S.Pd diabadikan saat meninjau stand karya pembelajaran mendalam yang dibuat guru, Sabtu (26/9/2026). Waspada.id/Mohot Lubis
Elfira Rosa Nasution berpesan agar karya yang dihasilkan seorang guru dapat menjadi inspirasi bagi guru lainnya."Apa yang berhasil di satu mata pelajaran dapat dikembangkan untuk mata pelajaran lainnya.Dengan demikian inovasi tidak berhenti pada satu orang, tapi dapat berkembang jadi budaya inovasi di SMA Nurul 'Ilmi," harapnya.
Enam Guru Raih Predikat Terbaik
Tim juri yang terdiri dari Sumadianto, S.Pd dari Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan, Zulpan M.Pd dari Perguruan Nurul Ilmi dan Ernawati Piliang S.Pd dari Fasilitator pendidikan karya pembelajaran mendalam melakukan penilaian terhadap masing-masing karya dari 53 guru SMA Nurul 'Ilmi Padangsidimpuan.
Berdasarkan hasil penilaian tim juri, 6 orang guru meraih predikat karya terbaik yakni Mamfa Luffi, M.Pd sebagai Juara 1, Wasriono M.Pd juara 2, Rodiah Ulfah Lubis, S.Si, M.PFis juara 3. Kemudian Ria Rumondang S.Pd juara harapan 1, Titin Suprayatini Hsn, M.Pd juara Harapan 2, dan Febrini Rizki Piliang, S.Pd.I juara harapan 3. (id46)
















Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda