Breaking News
Memuat breaking news...

Gus Irawan: Digitalisasi Keuangan Sangat Membantu Masyarakat

Redaksi
Redaksi
Selasa, 17 Oktober 2023 - 1.37 PM WIB
Gus Irawan: Digitalisasi Keuangan Sangat Membantu Masyarakat
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

PANYABUNGAN (Waspada): Dengan cara sangat komunikatif campur-aduk bahasa Indonesia dan bahasa Mandailing, anggota Komisi XI DPR RI, H Gus Irawan Pasaribu, SE, Ak, MM, CA tampil sebagai pembicara pada diskusi publik terkait Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Kegiatan mengangkat tema Implementasi Qris “Menuju Masyarakat Non Tunai” digelar di aula Hotel Rindang Kelurahan Dalanlidang, juga sebagai pembicara Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sibolga Yuliansyah Andrias.

Juga dihadiri Ketua DPRD Madina H Erwin Efendi Lubis, SH, anggota DPRD Madina dari Fraksi Gerindra, Cipayung Plus, alim ulama, tokoh masyarakat, mahasiswa dan masyarakat Madina, Selasa (17/10).

Dalam kesempatan ini, Ketua DPRD Madina, H Erwin Efendi Lubis, SH dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan tentang Qris kepada masyarakat agar memahami terkait bagaimana menggunakan pembayaran non tunai.

Diungkapkan, saat ini dalam mekanisme administrasi pemerintahan juga sudah menggunakan sistem Qris. Tujuannya, kata Erwin, untuk meminimalisir terjadinya penyalahgunaan anggaran, agar tepat sasaran dan peruntukannya.

“Saat ini dengan dipergunakannya sistem Qris dalam sistem administrasi pemerintahan daerah, semua sudah teratur, transparan dan tidak bisa sembarangan,” ujarnya

Kepala Perwakilan BI Sibolga Yuliansyah Andrias ketika menerangkan, bagaimana mengimplementasikan Qris “Menuju Masyarakat Non Tunai” kepada undangan yang hadir menyebutkan, dengan Qris ini dapat membantu memudahkan untuk transaksi keuangan.

Qris ini, lanjutnya, sudah go internasional untuk penggunaannya. Maka, dengan mengunakan sistem Qris, lebih memberikan kepastian dan hemat waktu si pengguna.

“Dengan sistem teknologi Qris ini, sangat membantu pengguna, hemat waktu dan bisa digunakan dimana saja asal ada Mobile Banking dan sinyal,” sebutnya

Anggota komisi XI DPR RI, H Gus Irawan Pasaribu, SE, AK, MM, CA dalam sambutannya mengungkapkan, digitalisasi non tunai ini sudah diwacanakan sejak 2000. Sistem pembayaran non tunai ini awalnya sebuah keniscayaan, "dan sekarang Alhamdulillah sudah terwujud."

Sistem pembayaran digitalisasi ini diciptakan untuk kemajuan tehnologi dan kemajuan sistem keuangan di Indonesia. Sebab, dengan sistem digitalisasi Qris ini sangat membantu dan menghemat waktu serta tepat sasaran.

”Sistem digitalisasi ini sangat membantu proses keuangan dan aman atau istilahnya cemumuah (Cepat, Mudah, Murah, Aman dan Handal) serta dapat mengurangi angka kriminalisasi (korupsi, red),”tandasnya. (irh)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement