Breaking News
Memuat breaking news...

Hadapi Serangan Israel, Bukan Boikot Produk Melainkan Dorong Diplomasi Atas Nama Kemanusiaan

Redaksi
Redaksi
Rabu, 8 November 2023 - 10.21 AM WIB
Hadapi Serangan Israel, Bukan Boikot Produk Melainkan Dorong Diplomasi Atas Nama Kemanusiaan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla dalam acara Seminar Anak Muda untuk Politik oleh PUSKAPOL UI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin, kemarin menyoroti tragedi kemanusiaan yang menewaskan ribuan orang atas serangan Israel ke Palestina. Menurutnya, seruan boikot produk Israel tak mempan.

Kata JK menerangkan melalui keterangan pers tertulis yang diterima media di Medan pada Rabu (8/11) bahwa serangan bombardir Israel ke Jalur Gaza itu tidak bisa dihentikan oleh Israel dengan cara memboikot produk-produk dari Israel.

“(Boikot, tak mempan, apa sih apa yang diboikot Israel, barangnya juga tidak ada yang masuk, masuk itu dari negara lain,” kata JK kepada wartawan di Monas, Jakarta, Minggu (5/11).

JK lantas menyebut cara yang lebih efektif dalam menghadapi serangan-serangan Israel itu. Yakni mendorong diplomasi dari seluruh negara di dunia atas nama kemanusiaan.

“Itu harus upaya bersama secara internasional karena kalau hanya sendiri-sendiri kelihatannya Israel akan tetap kukuh untuk tetap melakukan serangan begitu banyak,” ujar dia.

“Israel tak pernah mau dengar suara orang, kecuali dengar suara amerika. Ya Amerika harus bersama-sama,” imbuhnya.

JK berpendapat, serangan-serangan Israel itu adalah berkat bantuan dari negara Amerika dan Eropa. Sebab, menurutnya, kekuatan militer Israel itu tidak begitu kuat.

“Karena mereka bisa menyerang begitu dengan bantuan amerika kan bantuan-bantuan negara-negara eropa dan negara barat lain,” tandasnya. (Cbud)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement