Breaking News
Memuat breaking news...

Harga Cabai Merah Meroket Naik

Redaksi
Redaksi
Kamis, 21 September 2023 - 10.13 AM WIB
Harga Cabai Merah Meroket Naik
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

LANGSA (Waspada) : Harga cabai merah kembali meroket naik menjelang perayaan Maulid Nabi, harganya tembus mencapai Rp50 ribu/kg di mana sebelumnya hanya Rp44 ribu/kg, di pusat pasar pagi Kota Langsa, Kamis (21/9).

"Harga cabai merah kembali naik tajam, apalagi saat ini menjelang perayaan maulid nabi di Kota Langsa dan harga semakin menggila," kata Sahirman salah seorang pedagang sembako.

Selain itu juga kebutuhan sembako lainnya seperti, tomat dengan harga Rp16 ribu/kg, cabai hijau Rp30 ribu/kg, bawang merah Rp20 ribu/kg.

"Ini beberapa kebutuhan rumah tangga yang mengalami kenaikan harga dan diperkirakan dalam sepekan ini akan terus bergerak naik," ungkap Sahirman.

Pun demikian, untuk beberapa kebutuhan sembako lainnya tergolong stabil dan berharap harga sejumlah sembako tetap dikisaran harga yang normal karena saat ini juga ekonomi masyarakat dalam keadaan tidak baik-baik saja.

Sementara itu salah seorang pembeli, Cut, yang dimintai tanggapan terkait sejumlah sembako ada kenaikan harga sangat mengeluhkan Ikhwal tersebut.

"Maunya jangan ada yang naiklah kebutuhan rumah tangga karena ekonomi saat ini juga tidak begitu baik," katanya.

Menyikapi adanya beberapa kebutuhan rumah tangga yang naik, maka dirinya hanya membelinya dengan secukupnya saja untuk kebutuhan rumah.

"Idealnya pemerintah hadir menyikapi hal ini agar sejumlah sembako harus stabil harganya," pinta Cut.

Terpisah melalui Kabid Perdagangan, pada Dinas Koperindagkop dan UKM Kota Langsa, Dewi Ekawati SP, mengatakan bahwa sejumlah bahan pokok kebutuhan pangan ada yang naik dan ada yang stabil.

"Kita akan terus memantau pergerakan sejumlah sembako di pusat pasar Kota Langsa," ujar Dewi.

Meskipun demikian, diakuinya jelang perayaan maulid Nabi memang sering sekali harga pangan mengalami kenaikan, karena memang hampir seluruh daerah di Aceh melaksanakan perayaan maulid.

"Kita berharap pedagang dan pemerintah sama-sama menjaga harga sembako tetap pada tataran yang normal," pungkasnya. (crp)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement