Hari Dokter Nasional: Puskesmas Belawan Wujudkan Akses Kesehatan Merata era JKN /UHC


Oleh: drg.Tina Arriani M.Kes., Ph.D.,DBA .,CPPS.
HARI Dokter Nasional pada 24 Oktober lalu, Puskesmas Belawan wujudkan akses kesehatan merata era JKN / UHC lewat Kolaborasi lintas sektoral.
Peringatan Hari Dokter Nasional ke-76 pada tanggal 24 oktober 2026 menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali dedikasi para dokter Indonesia beserta seluruh tenaga kesehatan (nakes). UPT Puskesmas Belawan di baris terdepan hadir sebagai motor penggerak transformasi kesehatan nasional yang nyata di tingkat akar rumput.
Mengatasi tantangan geografis dan kondisi sosial ekonomi masyarakat pesisir, UPT Puskesmas Belawan membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk mengukir prestasi gemilang demi mewujudkan visi dasar Kota Medan yang inklusif.
Walau SDM UPT Puskesmas Belawan belum cukup,dokter/nakes mereka tidak pantang menyerah berusaha optimal melayani warga Belawan baik dalam gedung puskesmas dan luar gedung berupa program jemput bola turun langsung mendatangi warga dan melakukan intervensi atas permasalahan kesehatan yang dialami warga yaitu stunting/gizi buruk,TB dan lansia yang aksesnya terbatas datang berobat ke UPT Puskesmas Belawan berupa penyakit kronis Diabetes dan Hipertensi.
Sukses Besar Penanganan TB dan Stunting di Sumatera Utara
Komitmen nakes Puskesmas Belawan membuahkan hasil nyata dalam dua fokus kesehatan nasional Tuberkulosis (TB) dan stunting. Puskesmas Belawan salah satu puskesmas berhasil mencatatkan rekor luar biasa sebagai wilayah dengan penemuan kasus (tracing) TB dan angka kesembuhan TB terbesar di Sumatera Utara merupakan program Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk seluruh Puskesmas seluruh Indonesia di seluruh kabupaten.
Sumatera Utara Adalah kota kedua di Indonesia tertinggi kasus TBC. Strategi jemput bola dan pemantauan minum obat yang ketat, rantai penularan berhasil diputus secara masif. Program intervensi spesifik pencegahan stunting dilakukan secara terintegrasi guna memastikan tumbuh kembang balita Belawan berjalan optimal tanpa gizi buruk.
Penyelarasan Program Prioitas Presiden Prabowo CKG dan MBG
Keberhasilan massif di Belawan tidak berdiri sendiri, melainkan hasil integrasi kuat dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk membangun kualitas sumber daya manusia demi meraih Indonesia emas 2045.
Layanan skrining berkala dan posyandu lansia di Belawan menjadi perwujudan nyata dari program Cek Kesehatan Gratis(CKG). Sementara penanganan stunting di lapangan disinergikan langsung dengan program makan bergizi gratis (MBG) guna memantau status gizi dan tumbuh kembang anak secara bekelanajutan dan melakukan langsung intervensi kepada balita stunting/gizi buruk.
Integrasi ini merupakan implementasi nyata di Tingkat pelayanan primer dari cita cita luhur Insan Cita dalam memperkuat sistem Kesehatan nasional dari hulu ke hilir di era JKN/UHC.
Inovasi Layanan Lansia: Home Visit hingga Rujukan Terintegrasi
Banyak masyarakat lanjut usia (lansia) di kawasan Belawan yang mengalami keterbatasan fisik serta akses transportasi yang jauh untuk berobat, Puskesmas Belawan menggulirkan program pendampingan lansia secara proaktif melalui home visit (kunjungan rumah).
Petugas medis secara berkala mendatangi kediaman warga untuk mengontrol kadar gula darah dan hipertensi guna mencegah komplikasi serius. Lebih dari sekadar pemeriksaan di rumah, bagi lansia yang kondisinya melemah, puskesmas memberikan pelayanan terintegrasi dengan langsung memfasilitasi pengantaran ke rumah sakit rujukan.
Kolaborasi Kolosal 200 Kader dan Lintas Sektoral
Keberhasilan program jaminan kesehatan terintegrasi ini tidak lepas dari gotong royong masif di lapangan. Program ini menggerakkan sedikitnya 200 kader Kesehatan di 39 posyandu , Kepala Lingkungan (Kepling), serta elemen lintas sektoral. Sinergi ini melibatkan yayasan kemanusiaan, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Kesira (Kesehatan Indonesia Raya), hingga kementerian dan lembaga negara seperti Kantor Imigrasi setempat. Kolaborasi berlapis ini memastikan tidak ada satu pun warga lansia atau masyarakat rentan yang luput dari perhatian medis.
Satu Derap Langkah Visi "Medan untuk Semua"
Integrasi program Puskesmas
Belawan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat ini merupakan pengejawantahan langsung dari visi Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap, yaitu membawa semangat "Medan untuk Semua".
Melalui kepemimpinan mereka, layanan kesehatan tidak lagi bersifat pasif menunggu di fasilitas medis, melainkan aktif bergerak merangkul warga yang paling membutuhkan. Aksi nyata para dokter dan nakes Puskesmas Belawan adalah cerminan dari tradisi luhur pengabdian tanpa batas untuk mewujudkan Medan yang sehat, sejahtera, dan berkeadilan.
Penulis adalah Plt Kepala Puskesmas Belawan
Berita Terkait




































































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda