Breaking News
Memuat breaking news...

Harlah 800 Tahun Samudera Pasai, Kusairi: UMKM Bangkit dari Luka, Menjemput Harapan Baru

Redaksi
Redaksi
Jumat, 11 September 2026 - 9.22 PM WIB
Harlah 800 Tahun Samudera Pasai, Kusairi: UMKM Bangkit dari Luka, Menjemput Harapan Baru
Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM, Kusairi, S.T., M.S.M., berdiri di depan stand sambil memperlihatkan hasil kerajinan tangan pada pelaku UMKM di Aceh Utara. Waspada.id/Maimun Asnawi
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

Memasuki hari kelima rangkaian Harlah Samudera Pasai ke-800 tahun, denyut ekonomi rakyat kembali terasa di jantung Aceh Utara.

Di bawah naungan Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (UKM), puluhan produk unggulan UMKM dipamerkan: mulai dari kupiah khas Aceh dengan motif tradisi, tas bermotif etnik, hingga rencong, sangkur, dan kerajinan pisau yang menjadi simbol kebanggaan daerah. Tak ketinggalan, aroma manis kue-kue khas Aceh menggoda pengunjung yang datang meramaikan pesta sejarah ini.


Bagi para pelaku UMKM, ajang ini bukan sekadar pameran. Ia adalah titik balik setelah banjir besar tahun lalu melumpuhkan usaha kecil di Aceh Utara. Kini, lewat panggung Harlah, mereka kembali menata langkah, mempromosikan produk, dan menjemput peluang agar dikenal lebih luas.

Bupati Aceh Utara melalui Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM, Kusairi, S.T., M.S.M., menegaskan bahwa perayaan ini adalah ruang promosi strategis.



“Momentum Harlah Samudera Pasai ke-800 tahun ini menjadi kesempatan bagi para pelaku UMKM di Aceh Utara untuk mempromosikan produknya sehingga semakin dikenal dan mampu meningkatkan daya saing,” ujarnya.

Kusairi menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan Permen UMKM Nomor 3 Tahun 2025 serta Rencana Strategis Kementerian UMKM 2025–2029, yang menekankan pentingnya penguatan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah.



Makna Sejarah, Harapan Ekonomi


Harlah Samudera Pasai ke-800 tahun bukan hanya perayaan sejarah kerajaan Islam pertama di Nusantara, tetapi juga panggung kebangkitan ekonomi rakyat. Dari kupiah hingga rencong, dari kue tradisional hingga tas etnik, setiap produk UMKM adalah simbol ketahanan dan kreativitas masyarakat Aceh Utara.

Perayaan ini, kata Kusairi, menegaskan bahwa UMKM adalah wajah baru kebangkitan Aceh Utara. Dari luka bencana, lahir harapan baru. Dari sejarah Samudera Pasai, lahir semangat untuk menatap masa depan dengan lebih percaya diri. (Maimun Asnawi, S.HI.,M.Kom.I/WASPADA.id)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement